Sabtu , 22 Juli 2017
Home / Berita Pendidikan / Komisi X DPR RI: Anggaran Minim, Pendidikan Tinggi Kian Mahal
Menelisik-Urgensi-Akreditasi-PTS-di-Daerah
Ilustrasi: Wisuda (Foto: collegecandy)

Komisi X DPR RI: Anggaran Minim, Pendidikan Tinggi Kian Mahal

Edupost.id, Jakarta – Komisi X DPR RI membenarkan adanya pengurangan anggaran Pendidikan Tinggi (Dikti) dalam APBN-P sebesar 1,8 T dikarenakan defisit anggaran yang dialami negara. Hal itu berimbas pada kualitas pelayanan dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi diantaranya menyebabkan biaya yang ditanggung mahasiswa kian mahal.

Pembahasan tersebut disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) yang dihadiri BEM Seluruh Indonesia (BEM SI), BEM Nusantara dan FL2MI beberapa waktu lalu.

Baca juga: Bahas Pendidikan Tinggi, BEM SI Ikuti RDPU Komisi X DPR RI

Dalam kesempatan itu, Komisi X DPR RI membantah tudingan bahwa DPR melakukan pemotongan anggaran. Pihaknya justru menuntut keseriusan pemerintah dalam hal penyelenggaraan pendidikan tinggi karena selama ini pemerintah hanya berfokus dalam hal pembangunan infrastruktur. Pihaknya meminta evaluasi terhadap sektor tersebut karena pendidikan tinggi tidak dapat dikorbankan dengan alasan pembangunan infrastruktur.

Dalam pertemuan itu, juga dibahas persoalan lainnya yang terjadi di pendidikan tinggi diantaranya tentang kenaikan uang kuliah tunggal (UKT), pengurangan kuota beasiswa dan bidikmisi serta adanya sumbangan pembangunan institusi (SPI).

Terkait, minimnya anggaran tersebut, Komisi X DPR RI berkomitmen akan memperbaiki rumusan alokasi anggaran dikti agar permasalahan itu tidak terjadi kembali. Sejumlah skema perbaikan ditawarkan diantaranya pemotongan anggaran dari kementerian lainnya yang tidak bersinggungan langsung dengan dunia pendidikan, dan memotong pengeluaran negara yang tidak penting, serta melakukan evaluasi terkait apakah selama ini anggaran yang dibuat telah tepat sasaran dalam hal peruntukannya lewat neraca perguruan tinggi.

Komisi X berusaha tetap memegang komitmennya untuk memperbaiki kualitas pendidikan tinggi di Indonesia. Mereka juga mengajak mahasiswa untuk ikut memberikan masukan dan terlibat secara aktif dan pasif memberikan masukan dan solusi dalam perbaikan penyelenggaraan pendidikan tinggi di Indonesia.  (Nisa)

Check Also

Klinik-SPMI-Bantu-Tingkatkan-Kualitas-Pendidikan-Tinggi

Klinik SPMI Bantu Tingkatkan Kualitas Pendidikan Tinggi

Edupost.id – Klinik Sistem Penjaminan Mutu Internal (Klinik SPMI) merupakan program yang membantu meningkatkan kualitas …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *