Kamis , 19 Oktober 2017
Home / Berita Pendidikan / KPAI Apresiasi Pelarangan Siswa Nobar Film G-30S/PKI
Monumen G 30 S PKI
Monumen G 30 S/PKI

KPAI Apresiasi Pelarangan Siswa Nobar Film G-30S/PKI

Edupost.id – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) memberikan apresiasi terhadap Mendikbud RI, Muhajir Effendy atas pernyataannya melarang siswa SD dan SMP menonton film Penghianatan G-30S/PKI. Mendikbud beralasan, pelarangan ini karena banyaknya adegan sadis dan kekerasan di dalam film tersebut, sehingga tak patut disaksikan anak-anak usia SD dan SMP.

“Apalagi kami membaca berita di media bahwa di salah satu lokasi nobar di Jakarta Timur, ada fakta anak-anak berteriak ‘bunuh bunuh’ saat menyaksikan film tersebut. Ini yang kami kira menjadi kekhawatiran kita bersama, termasuk Mendikbud RI yang sedang gencar melakukan penguatan pendidikan karakter, ” ujar Retno Listyarti, komisioner KPAI bidang pendidikan, Kamis (28/9).

Ditambahkan Retno, badan sensor film memang telah memutuskan bahwa film Penghianatan G-30S/PKI boleh ditonton oleh anak berusia 13 tahun ke atas. Namun, KPAI tetap sepakat dengan Mendikbud bahwa film ini hanya boleh disaksikan oleh siswa SMA/SMK.

Menurutnya, siswa SMA/SMK dianggap sudah lebih matang dalam menyaksikan adegan kekerasan dan dapat memahami diksi-diksi yang muncul dalam film tersebut. Meskipun demikian, di SMA/SMK pun sebaiknya ada pendampingan dengan para guru sebagai fasilitator.

Kekerasan dalam segala bentuk, baik film, games, dan lain sebagainya, tentu saja harus dicegah dan ditangani. Oleh karena itu salah satu upaya pencegahan kekerasan adalah melindungi anak-anak dari berbagai tayangan yang mengandung unsur kekerasan, sadistis dan pornografi.

“KPAI sesuai mandat Undang-Undang Perlindungan Anak memiliki kewenangan pengawasan, tetapi tidak memiliki kewenangan melarang pemutaran film Penghianatan G-30S/PKI di sekolah. Namun, Kemdikbud RI memiliki kewenangan tersebut, bahkan juga kewenangan memberikan sanksi kepada pihak sekolah yang melanggar. Kami mendukung,” kata Retno. (Andi)

Check Also

stop-bullying-kekerasan

KPAI Minta Sekolah Putus Mata Rantai Kekerasan Siswa

Edupost.id – Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Retno Listyarti meminta sekolah bersinergi dengan para …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *