Selasa , 19 Juni 2018
Home / Berita Pendidikan / KPAI : Eksploitasi Seksual Anak Masih Marak
Korban kekerasan seksual anak
Ilustrasi. Korban kekerasan seksual anak

KPAI : Eksploitasi Seksual Anak Masih Marak

Edupost.id – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyebut, eksploitasi seksual anak masih marak. Hal ini terbukti ada beberapa kasus perdagangan anak dalam sebulan terakhir.

Sebut saja B (16 tahun), asal Kota Bekasi yang dijual ke Papua. Kemudian, Lu (15) dan Le (16), asal Kabupaten Malang dengan tujuan Papua. Terakhir, Tu (15) yang dieksploitasi ibu kandungnya untuk tujuan prostitusi di Blitar.

Komisioner Bidang Trafficking dan Eksploitasi KPAI Ai Maryati Solihah mengatakan tujuan menjual gadis ke Papua patut dipertanyakan kepada para pelaku. Sebab, dua peristiwa di atas harus mampu menjelaskan bahwa tren daerah tujuan ke Papua tergolong baru untuk trafficking dengan tujuan prostitusi.

“Hal ini menandakan adanya pergeseran pemesanan dari yang biasanya kota besar menjadi daerah yang jauh dan sulit dijangkau transportasi seperti pada umumnya,” katanya melalui siaran pers yang diterima Rabu (6/6).

Dia mengatakan Lu dan Le menjadi contoh nyata mereka melarikan diri dari lokasi prostitusi. Kemudian, keduanya mengadu kepada pihak berwajib untuk segera kembali ke kampung halaman.

“Dari keterangan Kepolisian, yang sudah mengamankan korban dan pelaku, gading-gadis ini memang berniat bekerja sebagai pramusaji di cafe melalui informasi teman dan kenalannya,” kata Ai.

Namun, niat mereka kandas ketika harus menjadi pemandu lagu di tempat-tempat karaoke. Bahkan, mereka berakhir dengan harus melayani nafsu para hidung belang.

Karena itu, dalam mencegah terjadinya perdagangan yang menyasar gadis muda ini, harus diawali oleh informasi yang benar tentang tempat bekerja. Dia mengatakan juga harus dipastikan tidak ada rekayasa dokumentasi yang justru akan menyulitkan diri sendiri.

Dia mengimbau masyarakat lebih berhati-hati dan mewaspadai apabila pada usia anak ada yang merekrut atau mengajak bekerja menjadi pemandu lagu di tempat hiburan. Kewaspadaan untuk mencegah hal yang tak diinginkan sedini mungkin.

Check Also

Bangunan SMPN 32 Jakarta Roboh, Begini Kondisinya Sekang

Edupost.id – Bangunan SMPN 32 Jakarta Barat pada Kamis (21/12) lalu telah roboh. Bangunan yang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

=[Tutup Klik 2x]=