Kamis , 19 Oktober 2017
Home / Berita Pendidikan / KPAI : Film G30 S/PKI Tidak Patut Ditonton Anak-anak
Monumen G 30 S PKI
Monumen G 30 S/PKI

KPAI : Film G30 S/PKI Tidak Patut Ditonton Anak-anak

Edupost.id – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menilai, film berjudul Pengkhianatan G 30 S/PKI garapan sutradara Arifin C Noer tidak layak ditonton oleh anak-anak. Film ini dinilai mengandung banyak unsur kekerasan, baik fisik maupun verbal.

Komisioner KPAI bidang pendidikan, Retno Listyarti, mengatakan, dalam film tersebut muncul beberapa adegan sadis dan penuh kekerasan, yaitu ketika para perwira militer diculik dari rumahnya. Mulai ditembaknya Jenderal Ahmad Yani oleh pasukan Tjakrabirawa hingga darah yang menetes dari tubuh Ade Irma Nasution, termasuk adegan saat anggota Gerwani menyilet salah satu wajah korban.

“Adegan kekerasan, baik kekerasan verbal, apalagi kekerasan fisik berupa penyiksaan dan pembunuhan akan menimbulkan trauma buruk pada anak-anak, hal ini membahayakan kondisi psikologis anak-anak,” terangnya.

Selain itu, dalam film tersebut, kata Retno, juga banyak diksi yang juga mengandung kekerasan. Retno menyontohkan, salah satu diksi yang mengandung kekerasan itu seperti pada pernyataan “darahmu halal jenderal”, dan diksi lain yang kemungkinan besar tidak dipahami anak-anak.

Retno juga menegaskan, saat ini masih banyak film-film sejarah yang lebih mendidik dan layak disaksikan anak-anak. Film sejarah sejatinya harus membangkitkan rasa nasionalisme dan menstimulus cara berpikir kritis pada anak-anak. Film-film perjuangan dan biografi para pahlawan bangsa Indonesia ada banyak dan layak dipelajari serta ditonton oleh anak-anak.

“Karena pertimbangan ketiga hal tersebut, maka KPAI menghimbau para orangtua sebaiknya ikut mencegah anaknya menonton film “Penghianatan G 30 S/PKI” tersebut, demi kepentingan terbaik bagi anak-anak,” pungkasnya.

Pada era orba, film ini menjadi tontonan yang wajib diputar setiap 30 September. Saat masa reformasi bergulir, film itu akhirnya berhenti tayang di layar kaca. Hingga kini film Pengkhianatan G30S/PKI tak pernah lagi diputar. Namun jelang 30 September saat ini muncul permintaan dari beberapa kelompok masyarakat untuk memutarnya kembali pasca isu kelahiran komunisme merebak beberapa waktu lalu. (Andi)

Check Also

stop-bullying-kekerasan

KPAI Minta Sekolah Putus Mata Rantai Kekerasan Siswa

Edupost.id – Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Retno Listyarti meminta sekolah bersinergi dengan para …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *