Rabu , 23 Agustus 2017
Home / Berita Pendidikan / KPAI: Hentikan Penyebaran Video Kekerasan di Sekolah
stop-bullying-kekerasan
Ilustrasi. Stop bullying (kekerasan)

KPAI: Hentikan Penyebaran Video Kekerasan di Sekolah

Edupost.id – Media sosial kembali dihebohkan oleh peredaran video kekerasan di sekolah berasrama. Dalam video berdurasi 6 menit 53 detik tersebut memperlihatkan seorang anak laki-laki yang diduga siswa di jenjang Sekolah Dasar (SD) mengalami kekerasan fisik dari beberapa orang yang diduga teman-temannya.

Karena suasana di video tersebut berada di dalam kamar, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menduga itu adalah sekolah berasrama atau boarding school. Terkait ini, KPAI menghimbau kepada netizen tidak menyebarluaskan video kekerasan tersebut, baik melalui aplikasi Facebook, Twitter, line maupun whatsApp.

“Penyebarluasan video kekerasan tersebut harus segera dihentikan karena akan berdampak buruk bagi korban, pelaku maupun anak-anak yang menyaksikan tayangan video tersebut,” kata Retno Listyarti, Komisioner KPAI Bidang Pendidikan melalui siaran persnya, Minggu (13/8).

Retno menambahkan, lemahnya sistem pengawasan di sekolah-sekolah, termasuk sekolah berasrama membuka celah adanya kekerasan terhadap anak. Ini tentunya membawa dampak buruk terhadap anak, karena akan memicu depresi, sering sakit, prestasi belajar menurun dan yang paling mengerikan anak bisa memutuskan untuk bunuh diri.

Dalam hal ini lembaga pendidikan harus bertanggungjawab, karena orangtua sudah mempercayakan anaknya dititipkan di sekolah tersebut. Sekolah yang harusnya menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi anak didik ternyata justru menjadi tempat yang membahayakan anak-anak.

“KPAI akan berkoordinasi dengan dengan pihak berwenang untuk membantu melacak keberadaan lokasi di video tersebut sehingga KPAI bisa segera melakukan advokasi pada korban jika lokasinya berada di wilayah hukum Indonesia. KPAI juga sudah berkordinasi dengan Keminfo untuk memblokir vido kekerasan tersebut sehigga tidak bisa diakses lagi,” pungkas Retno. (Andi).

Check Also

stop-bullying-kekerasan

Lima Cara Hadapi Anak Korban Bullying

Edupost.id – Akhir-akhir ini banyak terjadi kasus bullying yang menimpa anak – anak. Bukanntidak mungkin, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *