Senin , 21 Mei 2018
Home / Berita Pendidikan / KPAI: Meski Bersalah, Sekolah Jangan Pecat Siswa
kekerasan dalam pendidikan
Stop kekerasan dalam pendidikan

KPAI: Meski Bersalah, Sekolah Jangan Pecat Siswa

Edupost.id – Komisoner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) bidang Pendidikan, Retno Listyarti mengingatkan bahwa meskipun seorang anak terbukti bersalah atau melanggar aturan sekolah sekali pun, hak-haknya untuk mendapatkan pendidikan harus tetap dijamin oleh Negara.

Ini diungkapkan Retno menanggapi kasus pemecatan dua siswa SMAN 1 Semarang oleh pihak sekolah. Dua siswa berinisial AN dan AP dikeluarkan dari sekolah meskipun sudah berada di kelas akhir dan tengah mempersiapkan diri menghadapi ujian akhir.

“Seharusnya kedua anak tersebut sibuk mempersiapkan diri mengikuti ujian akhir. Namun, saat ini justru sibuk memperjuangkan nasibnya,” katanya.

Dua siswa berinisial AN dan AP ini dipecat oleh pihak sekolah karena diduga melakukan tindakan kekerasan fisik kepada junior mereka dalam kegiatan latihan dasar kepemimpinan pada November 2017.

Dugaan kekerasan tersebut terungkap dari video yang ada di telepon genggam siswa lainnya saat sekolah melakukan razia telepon genggam siswa.

Terkait hal ini, KPAI akan segera bersurat kepada Gubenur Jawa Tengah dan Kepala Dinas Pendidikan Provisi Jateng untuk meminta penjelasan terkait hal ini. KPAI ingin mengetahui apakah prosedur mengeluarkan siswa sudah sesuai dengan tata tertib sekolah dan sejalan dengan standar operasional prosedur dalam mengeluarkan siswa pelanggar tata tertib sekolah.

KPAI juga akan menemui langsung AN dan AF untuk meminta penjelasan lebih lanjut soal kronologis kejadian.

“Kami akan minta penjelasan, dari proses tindakan terjadi sampai pemecatan siswa oleh pihak sekolah. Kami juga akan menanyakan, siswa SMAN 1 Semarang yang ikut diskorsing (tujuh orang),” tambah Retno. (Andi)

Check Also

kekerasan dalam pendidikan

Hardiknas, Kekerasan di Sekolah masih Menghantui Dunia Pendidikan

Edupost.id – Pada peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2018, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyoroti masih tingginya …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

=[Tutup Klik 2x]=