Sabtu , 25 November 2017
Home / Berita Pendidikan / KPAI Prihatin, Ada Siswa di Jaktim Sering Dijuluki Ahok
stop-bullying-kekerasan
Ilustrasi. Stop bullying (kekerasan)

KPAI Prihatin, Ada Siswa di Jaktim Sering Dijuluki Ahok

Edupost.id – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengaku prihatin atas kasus dugaan kasus persekusi di salah satu SD Negeri di wilayah Pasar Rebo, Jakarta Timur. Siswa berinisial SB kerap mengalami kekerasan dari teman sebayanya dengan menggunakan ujung pena dan sering dijuluki Ahok.

Komisioner KPAI bidang Pendidikan, Retno Listyarti mengaku menerima pengaduan kasus ini melalui akun Facebook KPAI maupun aplikasi WhatsApp. Usai menerima laporan, KPAI segera mengunjungi sekolah yang bersangkutan.

“KPAI akan melakukan home visit untuk menemui ananda SB dan keluarganya di hari lain. Karena tadi tidak memungkinkan lantaran pihak keluarga SB masih dimintai keterangan di kepolisian,” ungkap Retno kepada Edupost.id.

Menurut penjelasan pihak sekolah, SB sejak kelas satu memang sudah dijuluki Ahok, diduga hal tersebut terjadi karena SB secara fisik memang putih, sipit dan ganteng.Julukan Ahok yang diberikan teman-teman kepada SB awalnya berkonotasi positif tapi menjadi negatif seiring Pilkada DKI Jakarta 2017.

KPAI, kata Retno, siap mendampingi korban SB untuk memulihkan trauma psikologis dengan menggandeng pihak terkait. KPAI juga akan membantu mengobati tubuh korban jika terbukti ada kekerasan fisik dengan ujung pena.

“Jika memang SB membutuhkan pemulihan secara psikologis untuk mengatasi trauma healingnya maka KPAI akan merujuk P2TP2A Jakarta untuk mendampingi. Jika memang ada luka pada tubuh ananda SB maka KPAI akan merujuk pada Rumah Sakit terdekat untuk pengobatan. Selain itu, LPSK (Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban) juga sempat berkoordinasi dengan KPAI untuk pendampingan ananda SB dan keluarga jika dibutuhkan,” terangnya.

Ditambahkan Retno, kasus ini seharusnya dapat menjadi pembelajaran bersama bagi sekolah maupun Dinas Pendidikan untuk evaluasi menyeluruh. Tidak hanya di sekolah tempat SB bersekolah, tapi di semua jenjang pendidikan. Ini dalam upaya membangun Sekolah Ramah Anak (SRA) dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan serta menyemai keragaman. (Andi)

Check Also

stop-bullying-kekerasan

Korban Perundungan Mirip Ahok Punya Sekolah Baru

Edupost.id – Kasus perundungan terhadap siswa SD Pekayon Jakarta Timur berinisial SB beberapa waktu lalu …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *