Minggu , 24 September 2017
Home / Berita Pendidikan / Lima Alasan FSGI Tolak Indeks Integritas Sekolah
siswa memakai komputer dalam pembelajaran
Siswa memakai komputer dalam pembelajaran

Lima Alasan FSGI Tolak Indeks Integritas Sekolah

Edupost.id, Jakarta –Masih ditemukannya kecurangan dalam pelaksanaan UN dari tahun ke tahun, membuat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI tetap menerapkan penilaian indeks integritas kejujuran sekolah hingga kini. Hal tersebut ditentang sejumlah kalangan diantaranya dari Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI). Sekjen FSGI, Retno Listyarti menilai ada lima alasan mengapa indeks integritas sekolah tidak perlu diumumkan.

Pertama, parameter penilaian tidak diungkap ke khalayak. Sehingga khawatir jika menilai indeks integritas sekolah dapat merugikan siswa. Seperti siswa yang nilai rapornya bagus, tentu dirugikan. Kemudian jika salah ukur, hal tersebut dapat mempengaruhi sekolah.

Kedua, kejujuran diukur dengan pilihan ganda dan hanya satu kali dalam tiga  tahun. “Itupun hanya beberapa jam saja, meliputi hanya sedikit  mata pelajaran, secara logis kok sulit diterima akal sehat dan rasa keadilan masyarakat,” ungkapnyanya.

Alasan lainnya, tambah Retno, meskipun nilai Ujian Nasional (UN) tidak menjadi syarat kelulusan, kecurangan tidak mengalami penurunan. Hal ini disebabkan siswa masih khawatir dengan prasyarat nilai UN sebagai poin penilaian seleksi Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

Keempat, lanjut Retno, indeks integritas sekolah tidak dapat dijadikan acuan penilaian siswa dan sekolah untuk seleksi PTN. “Justru karena nilai UN dan indeks integritas dijadikan pertimbangan seleksi masuk perguruan tinggi negeri, maka kecurangan selama UN masih terjadi,” jelasnya.

Kelima, FSGI kahawatir siswa dari sekolah yang dicap memiliki indeks integritas rendah akan ditolak PTN sebab nilai rapor mereka yang jujur bisa jadi tidak dipercaya pihak PTN. Generalisasi tersebut dapat mengurangi kesempatan siswa jujur mendapatkan sekolah yang diinginkan. (Nisa)

Check Also

Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)

Mahasiswa UNY Ciptakan Media Pembelajaran Mitigasi Anak SD

Edupost.id – Tim mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) berhasil menciptakan inovasi media pembelajaran mitigasi bencana …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *