Rabu , 18 Juli 2018
Home / Berita Pendidikan / Majukan Perfilman Indonesia, 18 SMK Siap Direvitalisasi
siswa-smk-informatika
Ilustrasi. Siswa SMK Informatika (foto: blog)

Majukan Perfilman Indonesia, 18 SMK Siap Direvitalisasi

Edupost.id – Setidaknya terdapat 18 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang tahun ini siap direvitalisasi untuk menyiapkan tenaga terampil di bidang perfilman. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan kini tengah menyiapkan mekanisme bantuan teknis dan non teknis untuk mendorong peningkatan kapasitas SMK tersebut.

“Kemendikbud, dalam hal ini Pusbangfilm dan Direktorat Pembinaan SMK dapat memberikan pembinaan kepada SMK di bidang broadcasting agar dapat menyediakan tenaga perfilman yang berkualitas,” ungkap Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Sesjen Kemendikbud) Didik Suhardi di acara pembukaan Rapat Koordinasi Pengembangan Perfilman Indonesia beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Sesjen Kemendikbud menjabarkan hasil pemetaan, saat ini terdapat 112 SMK yang memiliki jurusan/peminatan broadcasting yang dikembangkan menjadi SMK bidang perfilman. Kemendikbud akan memastikan pengembangan kapasitas SMK tersebut dapat menjawab tantangan perfilman nasional, khususnya dalam menghadapi era persaingan global. Hal ini sejalan dengan pengembangan salah satu sektor prioritas pemerintah, yaitu industri kreatif.

“Jangan sampai nanti tenaga-tenaga perfilman nasional kita diisi oleh tenaga dari negara-negara tetangga,” terang Didik.

Didik berharap, Indonesia dapat memiliki industri perfilman yang dapat disejajarkan dengan negara seperti India dengan Bollywood, atau Amerika Serikat dengan Hollywood. Sejalan dengan upaya pengingkatan kuantitas produksi film lokal dan jumlah penonton, peningkatan kualitas perfilman nasional juga terus dilakukan. Beragam kerja sama dengan berbagai pihak, salah satunya pemerintah daerah terkait proses produksi film sampai penyediaan tenaga terampil di level 3 sesuai Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) melalui SMK yang kewenangan pengelolaannya berada di bawah pemerintah provinsi.

“Saat ini jumlah penonton film Indonesia sudah meningkat cukup signifikan. Sebelum ada Pusbangfilm kita ketahui jumlah penonton sekitar enam belas juta per tahun. Sekarang sudah mencapai empat puluh dua juta per tahun. Ini harus kita jaga dan tingkatkan,” ujar Didik.  (Kemendikbud/ IK-SS)

Check Also

Kemendikbud Fasilitasi Program Nonton Film Indonesia

Kemendikbud Fasilitasi Program Nonton Film Indonesia

Edupost.id- Program Nonton Film Indonesia akan difasilitasi oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).  Terutama masyarakat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

=[Tutup Klik 2x]=