Rabu , 23 Agustus 2017
Home / Berita Pendidikan / Menag: Full Day School Memberatkan Madrasah dan Ponpes
Menteri-Agama-Lukman-Hakim-Saifuddin
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin (foto: Kemenag)

Menag: Full Day School Memberatkan Madrasah dan Ponpes

Edupost.id – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menilai penerapan full day school di Indonesia akan memberatkan madrasah diniyah dan pondok pesantren. Oleh karenanya, pihaknya berharap agar kebijakan ini tidak dipaksakan secara menyeluruh.

“Madrasah diniyah dan ponpes kita, para kiyai, ulama kita akan sangat berkeberatan karena kebijakan itu akan mempengaruhi sistem pendidikan dan pengajaran yang telah dikembangkan di ponpes selama puluhan tahun,” ungkapnya di Yogyakarta, Selasa (8/8).

Ia melanjutkan, jika kebijakan tersebut tetap diterapkan, siswa bahkan wali murid harus diberi keleluasaan dalam memilih apakah mereka bersedia atas penerapan program tersebut atau tidak.

Menag menegaskan, sebenarnya pemerintah lebih menekankan pada aspek pendidikan karakter. Sehingga yang paling diutamakan bukan persoalan waktu lima hari sekolah selama delapan jam per hari.

“Itu yang ditekankan sesungguhnya adalah penguatan pendidikan karakter. Poinnya bukan pada lima hari sekolah,” tegasnya. (Andi)

Check Also

Jokowi

Jokowi : Tidak Ada Keharusan Full Day School

Edupost.id – Kebijakan sekolah lima hari di Indonesia semakin menjadi pro kontra di masyarakat. Tentang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *