Jumat , 28 Juli 2017
Home / Berita Pendidikan / Mendidik Siswa dengan Kekerasan, Sudah Tidak Zaman
Mendidik-Siswa-dengan-Kekerasan-Sudah-Tidak-Zaman
Ilustrasi Guru Marah. (Foto: wordpress)

Mendidik Siswa dengan Kekerasan, Sudah Tidak Zaman

Edupost.id – Fenomena banyaknya guru dipidanakan orangtua siswa mendapat tanggapan dari Sekjen Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI), Retno Listyarti. Menurutnya, mendidik anak dengan kekerasan sudah tidak zamannya lagi. Hal tersebut sesuai dengan Permendikbud 82/2015.

“Era sudah berganti, prinsip mendidik anak dengan cara menghukum dengan keras bukan zamannya lagi. Dulu tidak ada UU Perlindungan Anak, dulu tidak ada UU HAM,” tegasnya kepada Edupost.id, (13/6).

Retno menambahkan bahwa kekerasan dalam bentuk dan tujuan apapun sudah tidak dibenarkan lagi. Hal itu sesuai dengan peraturan dan perudangan yang berlaku. Seperti halnya Permendikbud menyatakan bahwa sekolah harus menjadi zona aman dan nyaman. Terutama dalam hal mendidik, tidak diperkenankana ada kekerasan dari guru.

“Kekerasan dalam pendidikan sudah seharusnya tidak boleh terjadi jika didasarkan pada UU Perlindungan. (Pendidikan) Anak dan teori pendidikan modern yang semuanya didasarkan hasil penelitian atau kajian. Jadi para pendidik juga harus mengikuti perkembangnan ini,” tambahnya.

Namun Retno menyadari bahwa guru perlu mendapatkan perlakuan yang adil dan dilindungi dari berbagai bentuk kekerasan. Terutama dari siswa, orangtua, serta atasannya dalam menjalankan tugas keprofesionalannya. Hal itu sesuai dengan UU Guru dan dosen serta PP 74/2008 tentang guru. (Nisa)

 

Check Also

surat-larangan-pidana-guru

Surat Larangan Orangtua Pidanakan Guru, Ini Tanggapan Netizen

Edupost.id – Di media sosial Facebook kini beredar surat pernyataan SMP Negeri 6 Mataram, Kota …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *