Sabtu , 19 Agustus 2017
Home / Berita Pendidikan / Minim Sarana, UNBK 51 SMP di Bantul Digabung
siswa memakai komputer dalam pembelajaran
Siswa memakai komputer dalam pembelajaran

Minim Sarana, UNBK 51 SMP di Bantul Digabung

Edupost.id – Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Bantul mencatat, sebanyak 51 SMP di Kabupaten Bantul akan digabung dengan sekolah lain saat melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2017. Keputusan ini akibat masih banyaknya sekolah yang belum mampu menyiapkan sarana UNBK secara mandiri.

“Sekolah – sekolah tersebut tidak memiliki fasilitas komputer yang memadai,” ujar Kasubag Program Disdikpora Bantul Siti Zamzanah.

Di Kabupaten Bantul, tercatat ada 112 SMP yang akan mengikuti UNBK pada tahun ini. Dari jumlah itu, 51 sekolah di antaranya tidak dapat menyelenggarakan UNBK di sekolah sendiri sehingga harus menggabung dengan sekolah lain atau meminjam tempat beserta perangkat di SMK-SMK yang terdekat.

Sementera itu, jumlah siswa SMP di Bantul yang terdaftar mengikuti UNBK serentak pada Mei 2017 sebanyak 12.622 siswa. Seluruh sekolah dan siswa juga dipersiapkan menghadapi ujian itu.

Siti Zamzanah mengatakan, mayoritas SMP menggabung ke SMK. Sekolah bisa meminjam ruangan dan perangkat karena SMK sudah selesai terlebih dahulu menyelenggarakan UNBK. Sekolah bisa menyelenggarakan UNBK jika jumlah perangkat komputer yang tersedia minimal satu per tiga dari jumlah siswa. Misalnya jumlah siswa kelas kelas sembilan 120 orang, maka minimal 40 komputer.

UNBK 2017 direncanakan akan berlangsung dalam dua gelombang. Gelombang pertama dijadwalkan berlangsung pada 2, 3, 4, dan 15 Mei. Sedangkan gelombang kedua dijadwalkan pada 8, 9, 10, dan 16 Mei. (Andi)

Check Also

Korban kekerasan seksual anak

Nunggak Bayaran Sekolah, Guru Suruh Siswanya Jual Diri

Edupost.id – Posko Pengaduan UNBK FSGI (Federasi Serikat Guru Indonesia) kembali menerima informasi terkait SMKN 3 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *