Minggu , 22 Oktober 2017
Home / Berita Pendidikan / Mobil Formula Hybrid Karya Siswa SMK Resmi Diluncurkan
Mobil-Formula-Hybrid-Karya-Siswa-SMK-Resmi-Diluncurkan
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia, Muhadjir Effendy saat Peluncuran Mobil Formula Hybrid. (Foto: kemdikbud)

Mobil Formula Hybrid Karya Siswa SMK Resmi Diluncurkan

Edupost.id – Mobil formula hybrid karya siswa SMK Muhammadiyah 1 Imogiri, Kabupaten Bantul, Yogyakarta resmi diluncurkan. Mendikbud, Muhadjir Effendy turut mencoba mengemudikan mobil berkapasitas 1.500 cc tersebut. Pembuatan mobil hybrid itu tidak untuk diproduksi massal, melainkan sebagai bagian dari praktik ‎‎siswa SMK agar lebih terampil.

“Ini salah satu produk SMK yang membanggakan. Saya khusus berkunjung ke SMK atas pesan presiden supaya meningkatkan kualitas dan kemampuan pendidikan vokasional di Indonesia,” ujar Mendikbud.

Mobil ini memiliki dua sumber tenaga penggerak hybrid yang berasal dari motor listrik yang disuplai dari tenaga surya gabungan dengan mesin bensin. Tenaga penggerak motor listrik dihasilkan dari panel sel surya di bagian atas mobil.

Mendikbud menuturkan, sejak ‎tahun lalu telah masuk Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), sehingga tenaga kerja asing dari negara-negara anggota ASEAN bisa masuk ke Indonesia dan bekerja di Indonesia. Sebaliknya, tenaga kerja dari Indonesia juga bisa bekerja di negara-negara ASEAN. “Negara yang dapat memproduksi tenaga unggul dan mampu bersaing yang akan menguasai pasar ASEAN,” tuturnya.

Ia juga mendorong agar SMK-SMK dapat menjalin hubungan yang erat dengan dunia industri yang berhubungan langsung dengan jurusan yang ada di sekolah. “Praktik siswa itu sudah separuh dari kerja,” katanya.

Mendikbud juga menekankan pentingnya membangun mental peserta didik agar memiliki mental yang baik dan mampu bertahan. “Selain skill, mentalitas anak dan kepribadiannya juga harus dibentuk sebagai calon pekerja,” ungkapnya. (Kemdikbud/IK-SS)

Check Also

Guru SMK Produktif Diberangkatkan ke Perancis

Belasan Guru SMK Produktif Diberangkatkan ke Perancis

Edupost.id – Sebanyak 16 guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan dua widyaiswara Pusat Pengembangan dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *