Sabtu , 21 Januari 2017
Home / Berita Pendidikan / Pelajar Bunuh Diri, Psikolog: Ini Akibat Minim Ruang Curhat
bunuh diri
Ilustrasi. Bunuh diri

Pelajar Bunuh Diri, Psikolog: Ini Akibat Minim Ruang Curhat

Edupost.ID, Bogor – Beberapa waktu lalu, terjadi kasus seorang pelajar yang meninggal diduga bunuh diri dengan menggunakan senjata api di Sleman, Yogyakarta. Psikolog, Sri Susanti Tjahjadini yang juga Manajer SDM dan Kurikulum LPIT Insan Permata Malang menanggapi hal tersebut. Ia menilai, kurangnya tempat bercerita atau ruang untuk mencurahkan isi hati (curhat), menyebabkan korban bunuh diri.

Menurut informasi yang didapat, korban biasa dikenal sebagi sosok periang di sekolah. Ia sebelumnya tinggal bersama dengan orangtuanya setelah dibesarkan kakeknya sejak usia 2,5 tahun.

“Ada sesuatu yang tidak bisa dia selesaikan dan almarhum mencari cara untuk menyelesaikan dengan caranya. Umumnya terjadi karena tidak ada teman atau tempat untuk ia bercerita,” ujar Santi kepada Edupost.id.
Santi mengungkapkan, korban sejak kecil tinggal dengan kakeknya. Sudah pasti hubungan antara orangtua dan anak belum terbangun dengan baik. Ketika di kelas, korban memiliki karakter periang. “Karakter inilah yang membangun persepsinya karena yang ia dapatkan adalah cara pandang positif dari orang lain tentang dirinya,” tambahnya.

Menurutnya, saat korban membutuhkan teman bicara untuk masalahnya, ia segera menyadari bahwa dirinya mampu menyelesaikan dengan caranya sendiri. “Atau bisa juga sebaliknya, ia ingin menyampaikan bahwa aku juga mempunyai masalah bukan selalu baik-baik saja dan orang harus tau bagaimana aku menyelesaikan,” tuturnya.
Sampai saat ini, kata Santi, penyelidikan masih terus berlanjut terkait motif dan senjata api yang digunakan. Senjata api diduga diperoleh dari ayah korban, anggota TNI, yang sudah meninggal. “Untuk itu asumsi yang saya berikan baru seputar diri anak. Karena dia muda terpelajar, lalu kenapa pilih bunuh diri,” lugasnya.

Santi menilai, salah satu faktor pendorong nekat bunuh diri yakni karena tidak adanay ruang untuk mencurahkan isi hati. “Banyak penyebab bunuh diri, misalnya sumbatan komunikasi,” tambahnya. (Nisa)

Check Also

Program luar angkasa Rusia dan NASA

Rusia dan NASA Laksanakan Misi ke Venus

Edupost.ID- Program luar angkasa Rusia dan NASA bekerja sama dalam misi ke Venus untuk mencoba …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *