Rabu , 18 Oktober 2017
Home / Berita Pendidikan / Pemilihan OSIS: Ini Ajang Pendidikan Demokrasi Siswa
Pemilihan OSIS Di Sekolah Bantul
Pemilihan OSIS Di Sekolah Bantul

Pemilihan OSIS: Ini Ajang Pendidikan Demokrasi Siswa

Edupost.id – Sebanyak 70 SMA/SMK/MA di Kabupaten Bantul hari ini Rabu (7/9) secara serentak menggelar Pemilihan Ketua OSIS (Pemilos) 2016. Agenda pesta demokrasi di sekolah ini dikoordinasi oleh Pemerintah Kabupaten Bantul, melalui Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bantul. Acara ini diharapkan dapat menjadi ajang pendidikan politik bagi pelajar sebagai pemilih pemula.

“Pemerintah Kabupaten Bantul dalam hal ini Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik melakukan upaya peningkatan kualitas dan kuantitas partisipasi pemilih dalam Pemili sekaligus mendidik kader yang melek demikrasi,” ungkap Kepala Kantor Kesbangpol Kabupaten Bantul Ir.  Ag. Sumasriyana,M.Si. dalam acara Apel Pembukaan Pemilos Kabupaten Bantul di MAN Wonokromo Bantul Rabu (7/9).

Bupati Bantul, Drs. H. Suharsono dalam sambutan tertulis pada apel pembukaan Pemilos menyambut baik digelarnya Pemilos serentak ini. Menurutnya, Pemilos merupakan bagian dari pendidikan demokrasi bagi para siswa.

“Pemilos merupakan bagian dari pendidikan demokrasi. Dengan pemilos, kita akan memberikan bekal dan wawasan berdemokrasi kepada para siswa, yang saatnya nanti akan memberikan kontribusi bagi peningkatan kualitas berdemokrasi di level lokal maupun nasional,” ujar Suharsono dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Asisten Pemerintahan 1 Bantul, Bambang Guritno

Bupati berharap, Pemilos ini dapat terus dilaksanakan sebagai pondasi dan modal awal untuk menuju ke pemilihan yang sesungguhnya, yakni Pemilu. Baik sebagai pemilih maupun yang dipilih, bupati berharap akan menjadi modal perbaikan berdemokrasi di Indonesia.

Ketua KPUD DIY, Hamdan Kurniawan mengatakan, ajang Pemilos merupakan sarana strategis untuk mendidik generasi muda dalam proses pemilu. Para pelajar yang menurut Hamdan masih seperti “Ini sasaran yang sangat strategis, dengan cara seperti ini mereka akan mengetahui cara – cara yang komprehensip bagaimana melaksanakan pemilu,” ujar Hamdan.

Pemilos di Bantul dilaksanakan seperti sistem Pemilu yang sesungguhnya. Tahapan dimulai dari pemutahiran data oemilih, penetapan calon, kampanye calon, pemingutan suara, hingga penghitungan suara.

Sebelumnya, Kantor Kesbangpol Bantul bersama Tim Pelaksana Pemilos yang terdiri dari KPUD, Kementerian Agama, dan Dinas Pendidikan Menengah Kabupaten Bantul membuat serangkaian acara kegiatan. Panitia Pemilos masing – masing sekolah mengikuti sosialisasi, training of trainer (TOT), dan Bimbingan Teknis untuk mendapat pendampingan teknik penyelenggaraan Pemilos serentak. (Andi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *