Minggu , 22 Oktober 2017
Home / Berita Pendidikan / Pendidikan Bukan Hanya untuk Cetak Anak Pandai
siswa sd ikuti pesantren kilat ramadhan
Siswa SD ikuti pesantren kilat ramadhan (foto: SDN 1 Wonogiri)

Pendidikan Bukan Hanya untuk Cetak Anak Pandai

Edupost.id – Pendidikan seharusnya bukan hanya mencetak anak pandai secara akademis. Pendidikan justru diharapkan dapat mencetak generasi muda yang mampu mengatasi persoalan di tengah kehidupan yang makin beragam. Hal ini dikatakan Prof Irwanto, Ph.D, M.Sc., psikolog yang juga menjabat sebagai Kepala Tim Kurikulum Olifant School Yogyakarta untuk Pendidikan Karakter.

Untik mencetak generasi yang mampu mengatasi persoalan, menurut Pro. Irwanto, sejak dini anak-anak harus disiapkan untuk mampu berani mengambil keputusan yang tepat. Meski tak bisa dipungkiri, terkadang anak masih merasa takut untuk mengambil keputusan sendiri.

“Tidak apa-apa anak-anak menjadi takut dan nervous, karena dari situlah anak-anak bisa merasakan latihan di dunia nyata dan berlatih mendapatkan bagaimana solusinya,” terang Prof. Irwanto, dalam jumpa pers yang diselenggarakan oleh Olifant School, Rabu (20/9).

Ditambahkan, seorang anak yang hanya pandai secara akademis belum menjamin keberhasilannya di masa depan. Kesalahan pengambilan keputusan akan sangat berpengauh dalam kesuksesan di masa depan. Anak yang tak terbiasa mengambil keputusan sendiri, menurut Prof. Irwan, di masa depan ia tak akan bisa menyelesaikan persoalan dengan baik.

“Takut penting bagi anak untuk selalu berhati-hati dalam bertindak, namun sekaligus juga jangan dimatikan keberaniannya untuk mengarungi samudra yang luas. Mari menyiapkan anak kita, paling tidak untuk bekerjasama dengan orang lain,” katanya lagi.

Prof. Iwan juga mengatakan, sistem pendidikan di Olifant School dilakukan untuk mengupayakan tujuan di atas. Anak tidak hanya menjadi objek pendidikan, tetapi juga subjek pendidikan.

“Olifant berani melakukan eksperimentasi dalam pendidikan anak, Olifant berani membawa teknologi dalam pendidikan, yang paling penting Olifant membawa pengalaman dalam pendidikan, di mana hal tersebut harus didukung oleh orang tua yang berani diajak bereksperimen dalam pendidikan anak,” imbuhnya. (Andi)

Check Also

Indonesia tuan rumah GEM UNESCO 2016

Indonesia Tuan Rumah Peluncuran GEM UNESCO 2016

Edupost.id – Jakarta terpilih sebagai empat kota di dunia yang menjadi tuan rumah peluncuran resmi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *