Jumat , 24 November 2017
Home / Berita Pendidikan / Penelitian Biologi Mewujudkan Kehidupan yang Lebih Baik
Riset Indonesia Butuh Dukungan Kebijakan dan Anggaran
Riset Indonesia Butuh Dukungan Kebijakan dan Anggaran

Penelitian Biologi Mewujudkan Kehidupan yang Lebih Baik

Edupost.id – Dekan Fakultas Biologi UGM, Dr. Budi S. Daryono, M.Agr.Sc., menyampaikan, penelitian biologi memiliki peran penting dalam mewujudkan kehidupan manusia yang lebih baik dan pembangunan berkelanjutan. Oleh sebab itu, penting memajukan bidang keilmuan biologi dan membangun jejaring serta berbagi gagasan maupun hasil riset di kalangan ilmuwan nasional dan internasional.

Penelitian biologi penting dilakukan karena menjadi dasar untuk pengaplikasian yang lebih luas lagi di berbagai bidang sebagai solusi permasalahan di masyarakat. Misalnya, untuk mendorong ketahanan pangan, mencegah perubahan iklim, mengatasi pencemaran lingkungan, dan lainnya.

Ini dikatakan Budi terkait diadakannya The 5th International Conference on Biological Science (ICBS) 2017. Pada konferensi yang diselenggarakan Fakultas Biologi UGM, 15-16 September 2017 ini mendiskusikan hasil-hasil penelitian terkait life science.

Kegiatan diikuti 200 pakar dunia yang terdiri dari tujuh negara di dunia. Beberapa di antaranya adalah Jepang, Swedia, Jerman, Netherland, Australia, Malaysia, dan Indonesia. Acara dibuka secara langsung oleh Rektor UGM Prof.Ir.Panut Mulyono,M.Eng., D.Eng.

“Biologi memiliki kontribusi penting dalam pembangunan ekonomi. Harapannya melalui konferensi ini nantinya dapat menumbuhkan riset biologi baru dan teknologi biologi yang bermanfaat bagi kehidupan manusia,” tutur Panut.

Kegiatan kali ini mengangkat tema “Inventing Prosperous Future through Biological Research”. Konferensi dibagi dalam delapan topik, antara lain tentang ekologi dan konservasi, biosistematika, nano bioteknologi, dan biomaterial.

Acara menghadirkan pembicara kunci Prof. Dr.Keiko Natsuaki dari Tokyo University of Agriculture, Jepang. Turut hadir sebagai pembicara lain, seperti Prof. dr. Herman P.Spaink, Universiteit Leiden, Prof. Dr. Ingo Schubert, Leibinz Institute of Plan Genetics and Crop Plant Research Jerman, Prof. Datin, Dr. Maryati Mohamed, Universiti Tun Hussein Onn Malaysia, dan Darmawan Prasodjo,Ph.D., Deputi I Kantor Staf Presiden RI.

Dalam kesempatan tersebut, turut dilaksanakan penandatanganan MoU antara Fakultas Biologi UGM dengan Faculty of Science, Technology, and Human Development Universiti Tun Hussein Onn Malaysia. Kerja sama dilaksanakan dalam bidang pendidikan dan penelitian meliputi pertukaran mahasiswa dan dosen, kolaborasi riset, dan joint seminar. (Andi)

Check Also

Mahasiswa UGM Sulap Limbah Sawit Jadi Gas Hidrogen

Mahasiswa UGM Sulap Limbah Sawit Jadi Gas Hidrogen

Edupost.id – Limbah sawit cair berupa Palm Oil Mill Effluent (POME) dari industri sawit belum …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *