Sabtu , 26 Mei 2018
Home / Berita Pendidikan / Penerimaan Maba, Lima PTN Yogyakarta Sediakan 19.275 Kursi
SBMPTN
Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN)

Penerimaan Maba, Lima PTN Yogyakarta Sediakan 19.275 Kursi

Edupost.id – Lima Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Yogyakarta menyediakan 19.275 kursi pada penerimaan mahasiswa baru tahun ini. Keseluruhan kursi ini dibuka melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dan Seleksi Mandiri.

Kelima PTN tersebut adalah Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Negeri Yogykarta (UNY), Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta, Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, serta Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta.

Wakil Rektor I UNY Margana yang juga sebagai panitia lokal 46 Yogyakarta menyebut, masing-masing PTN itu untuk tahun ini UGM menyediakan 7.099 kursi, UNY 4.690, UPN 2.770, UIN 3.494, dan ISI sebanyak 1.222 mahasiswa baru.

Jalur penerimaan diawali dengan jalur SNMPTN berdasarkan hasil penelusuran prestasi dan portofolio akademik siswa. SNMPTN ini diawali dengan pengisian dan verifikasi PDSS pada 13 Januari-10 Februari, dilanjutkan pendaftaran 21 Februari – 6 Maret, dan pengumuman 17 April. Bagi yang diterima wajib mengikuti daftar ulang pada 8 Mei bersamaan dengan SBMPTN.

“SNMPTN merupakan proses seleksi berdasarkan penelusuran prestasi dan portofolio akademik siswa yang bersumber dari Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS),” katanya.

Selanjutnya adalah jalur SBMPTN yang dilaksanakan melalui Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC) dan Ujian Berbasis Komputer (UTBK) pada 8 Mei. Pendaftaran akan dibuka pada 5 April. Mengenai jalur Seleksi Mandiri, lanjut dia, itu akan sepenuhnya diserahkan ke masing-masing PTN.

Margana juga mengingatkan agar sekolah tidak melakukan perbuatan curang dengan memberi nilai palsu kepada muridnya agar lolos seleksi. Ketika itu dilakukan, pihak sekolah akan diperingatkan dan sanksi beratnya bisa sampai pemblokiran dalam SNMPTN.

“Untuk kuota jalur SNMPTN dan SBMPTN minimal 30% dari daya tampung, dan Jalur Mandiri maksimal 30%.,” imbuhnya.

Terkait penilaian, selain berdasarkan prestasi akademik siswa, juga dipengaruhi akreditasi sekolah. Akreditasi A dapat mendaftarkan 50% siswanya, akreditasi B 30%, C 10%, dan akreditasi lainnya 5%. Inilah alasan mengapa siswa dengan nilai akademik sama, namun yang satu bisa diterima dan yang satunya tidak. (Andi)

Check Also

Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN)

4.942 Peserta Ikuti Ujian Keterampilan SBMPTN Yogyakarta

Edupost.id – Peserta Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) yang memilih program studi seni …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

=[Tutup Klik 2x]=