Selasa , 13 November 2018
Home / Berita Pendidikan / Penulis Buku Balita Berkonten LGBT Akhirnya Minta Maaf
propaganda lgbt
iklustrasi kelompok lgbt. dok. EPA/Ritchie

Penulis Buku Balita Berkonten LGBT Akhirnya Minta Maaf

Edupost.Id – Penulis Buku Berjudul Balita Langsung Lancar Membaca dengan Metode Bermain Sambil Belajar (BSB) Intan Noviana meminta maaf kepada seluruh masyarakat. Ia juga mengakui kekeliruannya dalam penulisan kalimat yang diklaim mengandung unsur lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT).

Intan mendatangi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) pada Rabu (3/1) untuk memberikan keterangan mengenai buku yang ditulisnya. Ia mengakui, buku yang diduga mengandung konten LGBT ditulisnya bersama Purnama Andri. Namun, menurutnya semua ide penulisan menjadi tanggung jawabnya.

“Kalimat Widia bisa menikahi Vivi yang ada dibenak saya adalah Widyatmoko, tetapi karena belum sampai ke Moko jadi disingkat, di benak saya tidak berpikir untuk pernikahan sejenis,” ujar Intan di depan Komisioner KPAI, dikutip dari keterangan tertulis KPAI, Kamis (4/1).

Sementara untuk kalimat “Opa bisa jadi waria”, menurut Intan tercetus karena sering banyak konflik dengan waria, misalnya waria di Yogyakarta yang sangat sering mengganggu karena meminta secara paksa. “Diperkenalkan kata waria, agar anak memahami arti kata waria. Tetapi mungkin ini jadi pembelajaran bagi saya dan saya meminta maaf,” ujarnya.

Penulis asal Yogyakarta itu juga menuturkan, tidak ada motif apapun dalam penulisan buku yang kontroversial itu. Menurutnya, ia hanya memikirkan agar tidak ada kata yang sama, karena ia juga sedang menulis banyak buku dan kehabisan kata.

Namun, KPAI juga mempertanyakan tentang perbedaan yang cukup jauh antara Widyatmoko dengan Widia. Jadi wajar saja orangtua terganggu sekali dengan pilihan kata-kata tersebut.

Intan mengaku telah menulis beberapa buku yang semuanya tentang belajar membaca bagi balita. Selain buku kontroversial, Intan juga menulis buku Revolusi Belajar Membaca “Belajar Membaca Tanpa Mengeja” buku 1 (2011) dan buku 2 (2010, cetakan ketiga), yang diterbitkan oleh Pustaka Widyatama. Selain itu juga buku Langsung Bisa Belajar Membaca Tanpa Mengeja yang diterbitkan oleh penerbit Cabe Rawit. (Andi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

=[Tutup Klik 2x]=