Sabtu , 25 November 2017
Home / Berita Pendidikan / Polisi Sebut Siswi PI Bohong Diculik, KPAI Siap Dampingi

Polisi Sebut Siswi PI Bohong Diculik, KPAI Siap Dampingi

Edupost.id – Terkait beredarnya pengakuan siswi SD berinisial PI di Jakarta Barat tentang percobaan penculikan, pihak kepolisian menyebut siswi SD itu telah berbohong. Menurut polisi, tidak pernah ada percobaan penculikan terhadap tiga siswa tersebut.

Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) bidang Pendidikan, Retno Listyarti mengatakan akan muncul potensi pembullyan terhadap siswi yang disebut berbohong soal percobaan penculikan. Seluruh pihak pun diminta melakukan pencegahan sejak dini.

“KPAI meminta kasus ini menjadi pembelajaran bersama, agar orang dewasa di sekitar anak mendalami dahulu suatu informasi yang dilontarkan seorang anak. Gunakan pendekatan yang baik agar kita dapat mengetahui apakah informasi tersebut benar atau tidak,” ujar Retno.

Menurut Retno, KPAI tetap akan memantau perkembangan anak yang diduga melakukan kesaksian hoax dalam video tersebut. KPAI juga akan membantu memastikan bantuan psikologis kepada ketiga anak dalam video tersebut jika dibutuhkan. Retno juga meminta semua pihak agar tidak mudah menyebar apa saja yang belum pasti kebenarannya.

“Kami akan memberikan pendampingan psikologi itu dan berkoordinasi dengan P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan),” ujar Retno.

Retno juga meminta masyaakat tidak langsung menyebarkan sebuah rekaman pembicaraan yang belum diketahui kebenarannya sebelum mengkonfirmasi dengan pihak-pihak berwenang. Terlebih, di era digital seperti sekarang, video bisa dengan mudah menyebar dari handphone ke handphone.

Sementara itu, Komisioner KPAI, Bidang Trafficking Dan Eksploitasi Ai Maryati Solihah meminta pihak sekolah untuk tidak mengawasi dan mencegah terjadinya bully di sekolah setelah pengakuan siswi SD itu. Dia juga meminta sekolah berperan aktif menyosialisasi ke lingkungan sekolah agar persoalan ini tidak dibesar-besarkan sehingga mencegah potensi bully di lingkungan sekolah terhadap ketiga anak tersebut.

Sebelumnya siswi SD berinisial PI dan dua temannya mengaku lolos dari percobaan penculikan di SD 01 Pagi Tanjung Duren Selatan, Jakarta Barat. Namun setelah dilakukan reka ulang dan memeriksa keterangan beberapa saksi, polisi memastikan tidak ada percobaan penculikan anak di SD 01 Pagi Tanjung Duren Selatan, Jakarta Barat. (Andi)

Check Also

stop-bullying-kekerasan

KPAI Prihatin, Ada Siswa di Jaktim Sering Dijuluki Ahok

Edupost.id – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengaku prihatin atas kasus dugaan kasus persekusi di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *