Selasa , 11 Desember 2018
Home / Berita Pendidikan / PPDB Diganti Zonasi, Ini Lima Perbedaannya !
siswa-SMA
Ilustrasi. Siswa SMA

PPDB Diganti Zonasi, Ini Lima Perbedaannya !

Edupost.id – Skema proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pada tahun 2019 mendatang akan dihapus dan diganti menjadi perekrutan siswa berdasarkan zonasi. Berikut ini lima perbedaan skema PPDB lama dan baru.

  1. Waktu pelaksanaan PPDB tidak lagi dibuka setiap Juni atau Juli

Mendikbud Muhadjir menyampaikan, skema PPDB yang biasanya dibuka menjelang tahun ajaran yaitu sekitar bulan Juni atau Juli baru tidak akan lagi terjadi. Nantinya, sejak Januari atau awal tahun para siswa telah diidentifikasi dan kelompokkan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya sesuai dengan zona yang telah ditentukan.

2. Kepala sekolah dibebaskan dari beban mengajar

Muhadjir menambahkan, melalui skema zonasi yang baru kepala sekolah dibebaskan dari beban mengajar tapi tugasnya digantikan dengan kegiatan penyuluhan dan dialog dengan orangtua murid untuk membahas jenjang pendidikan selanjutnya. “Dengan sistem zonasi ini, bukan lagi siswa yang daftar ke sekolah tetapi sekolah yang aktif menjemput siswa dan membangun dialog dengan orangtua,” terangnya, seperti dilansir Antara.

3. Peran Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) dioptimalkan

Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) nantinya berperan untuk menentukan kapasitas di tiap-tiap zona. Karena itu ia meminta, agar MKKS segera mengindentifikasi siswa yang akan masuk di jenjang berikutnya pada suatu zona. “Nanti kalau ada siswa pindahan itu kan variatif saja atau variabel tambahan. Tapi yang utama ditata dulu siswa yang ada di zona itu. Lalu tahap berikutnya data daya dukung baik sarana dan prasana,” lanjutnya.

4. Guru Bimbingan Konseling (BK) berpangkalan di zona, tidak di sekolah saja

Nantinya peran guru BK akan sangat besar dalam memberikan pembinaan terhadap siswa. Karena itu ke depannya tugas guru BK tidak berpangkalan di sekolah saja, namun juga di zona-zona untuk membantu MKKS dan Pemda memberikan arahan, bimbingan kepada siswa mereka akan masuk ke mana..

5. Skema baru PPDB mengikat pemerintah daerah

Sistem zonasi ini merupakan aturan yang mengikat pemerintah daerah untuk sama-sama fokus membenahi masalah pendidikan di daerahnya. Sekolah yang dinilai kurang memadai sarpras atau fasilitasnya akan menjadi fokus bersama baik pemerintah pusat melalui APBN ataupun pemerintah daerah dengan APBDnya.

Check Also

pelajar sma

Siap-siap ! Tahun 2019 PPDB Dihapus

Edupost.id – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy berencana menghapus proses Penerimaan Peserta Didik Baru …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

=[Tutup Klik 2x]=