Rabu , 29 Maret 2017
Home / Berita Pendidikan / Program Pendidikan Karakter akan Diuji Coba di 50 Sekolah
siswa SD
Ilustasi. Siswa SD

Program Pendidikan Karakter akan Diuji Coba di 50 Sekolah

Edupost.id- Program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK), akan segera diuji coba akhir hatun 2016. Sesuai dengan yang dikatakan Muhadjir Effendy, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) dalam rapat kerja dengan Komite III DPD, pekan lalu. bahwa sekolah uji coba telah ditetapkan, kajian akademik dan pedoman telah terselesaikan, sedangkan petunjuk pelaksanaan sedang dalam penyempurnaan.

Sekitar 50 sekolah nantinya akan segera diuji coba, kecuali sekolah di kabupaten maupun provinsi yang suka rela menawarkan diri. Jumlah sekolah uji coba akan ditambah tiap tahunnya, sebanyak 1.626 sekolah uji coba di tahun 2017, sedangkan tahun 2018 sebanyak 3.252 sekolah.

Mendikbud menambahkan, bahwa pemerintah Presiden Joko Widodo menetapkan porsi pendidikan kerakter pada jenjang sekolah dasar (SD) sebesar 70% dari kurikulum inti, sedangkan pada jenjang sekolah menengah pertama (SMP) sebesar 60%. “Itu menunjukan betapa besar perhatian pemerintah terhadap pendidikan karakter pada level pendidikan dasar,”ujar mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang tersebut.

Muhadjir menegaskan tidakada perubahan peraturan pemerintah yang berkaitan dengan Kurikulum 2013, karena implementasi kurikulum tersebut sedang berjalan. “maka upaya kami ialah bagaimana menambahkandungan K13 yang berlaku di pendidikan dasar dan menengah dalam bentuk kokurikuler. Yang kemudian disebut Program Penguatan Pendidikan Karakter,” tambah Muhadjir.

“Kami di Bali sangat mendukung program ini, seni dan budaya di Bali sangat mungkin diintegrasikan dengan program ini,” ungkap anggota DPD dari provinsi Bali I.G.N. Arya Wedakarna M. Wedasteraputra yang mendukung implementasi PPK di provinsinya.

Anggota komite III yang lain ikut berharap pemerintah lebih memperhatikan, implementasi program PPK di daerah dengan sarana dan jumlah guru yang terbatas. Untuk daerah pulau seperti daerah kami, Program PPK harus dikaji matang-matang. Keterbatasan di sekolah terpencil harus mendapat perhatian lebih dari pemerintah,” pungkas Novita Anakotta, anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dari Provinsi maluku. (Kemendikbud/Inan)

Check Also

Kemendikbud Selenggarakan Lokakarya Jelang Hari Film Nasional

Kemendikbud Selenggarakan Lokakarya Jelang Hari Film Nasional

Edupost.id- Untuk memeriahkan peringatan Hari Film Nasional tahun 2017 ini, Pusat Pengembangan Perfilman (Pusbangfilm) bersama …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *