Minggu , 22 Januari 2017
Home / Berita Pendidikan / Pungli, Ketua Wandik Bogor: Mencoreng Dunia Pendidikan
Pungli-Ketua-Wandik-Bogor-Mencoreng-Dunia-Pendidikan
Stop Pungli. (Foto: blogspot)

Pungli, Ketua Wandik Bogor: Mencoreng Dunia Pendidikan

Edupost.id – Pungutan liar (pungli yang masih terjadi di sejumlah sekolah membuat Ketua Dewan Pendidikan (Wandik) Kota Bogor, Apendi Arsyad, angkat bicara. Ia menilai bahwa hal tersebut sudah mencoreng nama baik dunia pendidikan di Indoensia.

“Jika sekolah masih saja “bersarang” para oknum yang melakukan pelanggaran hukum, moral, etika dan akhlaq, Alangkah naibnya, mencoreng dunia pendidikan,” tegasnya

Menurut Apendi, sekolah harus ditegakkan hukum dan peraturan. Agar ada efek jera bagi para pelanggarnya dan ada kepastian hukum. Bukan sekedar himbauan dan atau teguran sbgmana disampaikan para pejabat atasannya. Nasib satuan pendidikan di negeri kita yang tetap bertengger Human Development Index diangka tinggi setara di negera terbelakang di Afrika.

Baca Juga:

“Ingat satuan pendidikan atau sekolah adalah wadah tempat pembinaan karakter, ahlaq mulia, budipekerti, etika, moral dan nilai2 luhur lainnya,” tuturnya.

Para kepala sekolah sebenarnya sudah mengerti aturannya karena sudah disosialisasikan pada Januari lalu pada FGD di Kantor Wandik Kota Bogor. Dunia pendidikan dan kewibawaan pemerintah yang telah menerbitkan berbagai peraturan perlu mendapat perhatian. (sejumlah Kepmendiknas, Perda kota bgr no.12 thn 2013 jo Perda No.2 tahun 2015)

“Tinggal sekarang polical goodwill  dari Kepala Daerah Walikota atau Kadisdik Kota Bogor ada kemauan dan komitmen untuk menegakkan aturan tersebut, dengan cara memberikan sanksi hukuman bagi para pelanggar, bukan hanya ditegur, dan dibiarkan,” imbuhnya. (Nisa)

Check Also

guru-mengajar

Ombudsman : Komite Sekolah Tak Boleh Lakukan Pungutan

Edupost.ID – Kepala Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Daerah Istimewa Yogyakarta, Budh Masturi mengatakan, berdasarkan …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *