Sabtu , 16 Desember 2017
Home / Berita Pendidikan / Ratusan Guru di Jatim Tidak Diizinkan Pensiun Dini

Ratusan Guru di Jatim Tidak Diizinkan Pensiun Dini

SURABAYA- Permohonan ratusan guru di Surabaya yang mengajukan pensiun dini, ditolak oleh Gubernur Jawa Timur, Soekarwo.

Soekarwo menyebutkan, setiap bulan rata-rata ada 300-an guru yang mengajukan pensiun dini. Pada bulan lalu, jumlah yang mengajukan sebanyak 328 orang.

“Terus terang saya kaget dengan banyaknya guru di Jatim yang mengajukan pensiun dini. Setiap bulan rata-rata ada 300-an guru yang mengajukan,” terangnya, dilansir Antara.

Menurut Soekarwo, pensiun dini hanya bisa dilakukan jika guru tersebut sakit dan memerlukan waktu istirahat lama. Sementara, lanjutnya, bagi yang beralasan ingin berwirausaha maka pengajuan pensiun dininya dipastikan tidak diterima.

Secara terpisah,  Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jatim, Akmal Boedianto menjelaskan, guru yang mengajukan pensiun dini jumlahnya sangat banyak, namun semuanya tidak ada yang diizinkan gubernur Jatim.

“Guru yang mengajukan pensiun dini adalah guru dengan golongan IV b. Sementara, untuk golongan IV b ke bawah adalah kewenangan bupati/wali kota,” ucapnya.

Akmal menyampaikan bahwa Gubernur Jatim sudah membuat surat edaran ke setiap kepala daerah agar tidak mengizinkan guru mengajukan pensiun dini.

Bagi pegawai negeri sipil (PNS), tambahnya, untuk bisa mengajukan pensiun dini yakni telah menjadi abdi Negara minimal 20 tahun dan usia minimal 50 tahun.

“Pensiun dini itu bukan bagian hak PNS. Jadi gubernur bisa mengizinkan bisa juga tidak,” ujarnya.

Check Also

ASI Ternyata Bisa Lindungi Bayi dari Alergi

Edupost.id – Semasa menyusui, tak jarang ibu mengonsumsi makanan yang umum menjadi penyebab alergi, seperti …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *