Kamis , 30 Maret 2017
Home / Berita Pendidikan / Ratusan Mahasiswa Demo DPRD DIY, Desak Pemerintah Turunkan Harga
Ratusan Mahasiswa Demo DPRD DIY, Desak Pemerintah Turunkan Harga
Ratusan Mahasiswa Demo DPRD DIY, Desak Pemerintah Turunkan Harga

Ratusan Mahasiswa Demo DPRD DIY, Desak Pemerintah Turunkan Harga

Edupost.ID – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Forum BEM Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) hari ini Selasa (10/1) menggelar aksi di depan Gedung DPRD DIY. Aksi yang bertajuk Bela Rakyat: Mahasiswa Jogjakarta Menggugat Rezim Penindas Rakyat ini diikuti sejumlah organisasi kemahasiswaan, dan seluruh elemen mahasiswa DIY.

Dalam aksinya, mahasiswa mendesak pemerintah mencabut Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2016 yang mendasari pemerintah menaikkan tarif administrasi pengurusan BPKB dan STNK kendaraan bermotor. Selain itu, mereka juga menolak kenaikan harga BBM non subsidi dan meminta pemerintah menaikkan upah buruh serta mencabut Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015.

Tidak hanya itu, mahasiswa juga meminta pemerintah mengembalikan pendidikan sesuai dengan amanat UUD 1945 pasal 31. Yang tidak kalah penting, mereka menuntut pemerintah bertanggungjawab atas kekacauan yang terjadi belakangan, akibat sikap pemerintah yang saling lempar tanggungjawab antar instansi negara.

“Kami sebagai mahasiswa juga melihat permasalahan ini juga berdampak pada pendidikan di negara ini, dimana biaya pendidikan yang semakin mahal karena setiap instansi pendidikan menaikan tarif biaya akademik mereka, dengan alasan biaya operasional meningkat. Lalu hari ini pemerintah masih sibuk dengan lempar tanggung jawab antar intasi, padahal dari semua permasalahan ini adalah tanggung jawab mereka. Sudah menjadi kewajiban Pemerintah untuk menyelesaikan masalah ini,” ujar Koordinator Umum Forum BEM DIY, Nur Fatah.

Naiknya harga BBM menurut mereka semakin memberatkan rakyat, naiknya BBM dan harga-garga kebutuhan pokok tidak diberingi dengan naiknya pedapatan buruh. Petani masih tetap kesulitan ketika akan menjual hasil panennya kerena harga anjlok saat musim panen tiba, padahal harga komoditas pertanian di tingkat konsumen sangat mahal.

“Melihat realitas hari ini, sepatutnya lah mahasiswa dan pemuda harus ingat akan penderitaan Rakyat Indonesia, saatnya masyarakat butuh solusi untuk keluar dari persolan hari ini, pemerintah harus bertanggung jawab atas permasalahan yang menggelayuti bangsa ini,” imbuhnya. (Andi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *