Kamis , 27 Juli 2017
Home / Berita Pendidikan / Sebar Konten Negatif, Selebgram Awkarin Bisa Dipidana
Konten Moral Buruk selebgram, bisa dipidana
Konten Moral Buruk selebgram, bisa dipidana(Foto:Sosmed.blogspot)

Sebar Konten Negatif, Selebgram Awkarin Bisa Dipidana

Edupost.id – Mencuatnya kasus dua “selebgram” seperti Anya Geraldine dan Karin “Awkarin” Novilda. Ketua komisi Perlindungan Anak Indonesia KPAI, Asrorun Niam Sholeh menyatakan dapat menuntut konten- konten para selebgram yang mengarah pornografi.

Fakta yang mencuat saat KPAI mengadakan rapat bersama Kementrian Komunikasi dan Informasi Kemenkominfo, dengan tegas keputusan untuk menuntut pidana pada selebgram yang mengumbar kemesraaan di media sosial. Dengan pelanggaran yang tertera dalam Undang-undang Nomor 11 tahun 2008, tentang Informasi dan Transaksi elektronik (ITE) serta UU 44 tahun 2008 tentang pornografi.

“Saya harap masyarakat berhati-hati dalam mengundah dan mengunduh konten di media sosial. Karena penggunaan transmisi elktronik diatur oleh undang-undang,” Ungkap Asrorun. Ia jua menegaskan, berbagai unggahan dari kedua selebgram di berbagai platform media sosial merupakan contoh buruk bagi kemajuan generasi muda.

Mereka diakui sering mengumbar kemesraan dengan pacar, juga gaya hidup yang mewah diruang publik. Menurutnya, masyarakat lebih baik memilih konten-konten positif dan beredukasi untuk diunggah ke dunia maya.

Komisi Perlindungan Anak atau KPAI mengaku, kedua seleb bahkan ratusan lainnya  bisa memengaruhi mental dan gaya hidup anak- anak. Saat ini, KPAI telah menggandeng Persatuan Artis Film Indonesia (parfi) untuk mengampanyekan antinarkoba serta bertanggung jawab untuk anak. Menurutnya,publik figur merupakan aspek yang sangat berpengaruh pada mental generasi muda.

“Mereka (selebgram) ini memiliki penggemar dan ditiru masyarakat sehingga ada tanggung jawab lebih untuk mereka. Namun, rumor dunia artis itu sering kali akrab dengan hidup glamor, narkotika, pornografi, isu yang tidak pro terhadap perlindungan anak,” ungkap Asrorun.

KPAI juga menggerakan usaha ekstra menjaga generasi muda dari pengaruh buruk. Meski sibuk, orangtua tetap harus peduli terhadap perkembangan anak. “Saat ini, anak-anak sangat rentan menjadi korban kejahatan seksual. Ini perlu disadari betul oleh orangtua,” tandasnya. (KPAI/IK-SS)

Check Also

Ketua KPAI Asrorun Niam

Buku Anak Bermuatan Porno, KPAI akan Panggil Penerbit

Edupost.Id – Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Asrorun Niam Sholeh mengatakan, pihaknya akan memanggil …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *