Kamis , 14 Desember 2017
Home / Berita Pendidikan / Sekolah di Subang Tak ada yang Ikut UN Online

Sekolah di Subang Tak ada yang Ikut UN Online

Subang- Sekitar lebih dari seribu sekolah tingkat SD, SMP, dan SMA sederajat di Subang, Jawa Barat, tidak akan menyelenggarakan Ujian Nasional berbasis komputer atau online. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Subang, Engkus Kusdinar menyatakan bahwa tidak ada sekolah di Subang yang lolos verifikasi sebagai sekolah yang memenuhi syarat untuk menyelenggarakan UN online.

Engkus menyampaikan, salah satu persyaratan mutlak sebuah sekolah bisa menyelenggarakan UN online adalah tersedianya fasilitas satu komputer untuk tiga siswa. Sementara, sekolah di Subang umumnya hanya memiliki satu komputer untuk lima hingga enam siswa. Fasilitas itu pun hanya dimiliki sekolah bekas Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional, seperti SMAN 1, SMKN 1, dan SMPN 1.

Pelaksana tugas Kepala Sekolah SMAN 1 Subang, Iin Solahudin mengungkapkan,sebenarnya siswa peserta UN sudah siap mengikuti UN berbasis komputer tersebut. Hanya saja masalah kekurangan fasilitas PC komputer menjadi kendala utama tak bisa dilaksanakannya UN secara online.

“Kami hanya memiliki 80 PC, padahal kebutuhannya 125 PC buat 320 peserta UN,” ujar Iin, seperti dilansir Tempo. Iin berharap Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, bisa memberi tambahan jumlah PC untuk menutupi kekurangan yang ada. Menurutnya, server yang ada di sekolah tak ada masalah, hanya kekurangan PC.

UN berbasis komputer akan dilaksanakan serentak dengan UN manual pada bulan April 2015. Peserta UN SMA tercatat berjumlah 5.000-an siswa dari 42 sekolah dan SMK sebanyak 7.000 siswa dari 82 sekolah.

Sementara, UN SMP dan sederajat akan diikuti oleh 15 ribu siswa dari 152 sekolah dan UN SD akan diikuti oleh 21 ribu anak yang berasal dari 876 sekolah.

Check Also

Sepuluh Kampus Terhijau Dunia Versi UI GreenMetric 2017

Edupost.id – University of Wageningen menjadi Kampus Hijau Terbaik di dunia berdasarkan UI GreenMetricWorld University Rankings 2017. Sementara peringkat kedua …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *