Senin , 5 Desember 2016
Home / Berita Pendidikan / Sekolah Dihimbau Terapkan Praktik Perilaku Hidup Sehat
Terapkan Praktik Perilaku Hidup Sehat
Ilustrasi (foto: Indblgspt)

Sekolah Dihimbau Terapkan Praktik Perilaku Hidup Sehat

Edupost.id- Kemdikbud mengimbau sekolah-sekolah di Indonesia untuk menjaga kebersihan dan kesehatan. Hal ini seperti yang disampaikan Dirjen Dikdasmen Kemdikbud, Hamid Muhammad yang meminta siswa agar diajari menjaga lingkungan sekolahnya.

Hamid meminta sekolah mengaktifkan kembali tugas piket kebersihan, termasuk piket membersihkan toilet sekolah. Himbauan untuk menyediakan tempat mencuci tangan bagi siswa yang lokasinya berada di luar toilet, dan mudah diakses siswa. Siswa juga harus diajarkan untuk sadar kebersihan dan kesehatan, dimulai dari hal yang kecil, misalnya mencuci tangan dengan baik dan benar.

“Kalau ini bisa dilatih dan dibiasakan di sekolah, maka akan punya dampak terhadap anak-anak, dan akhirnya berdampak terhadap masyarakat,” tutur Hamid.

Selain itu, anak-anak juga berpotensi menjadi agen perubahan di lingkungannya, apabila di sekolah dibiasakan hidup bersih dan sehat. Sekolah-sekolaj di beberapa daerah di Indonesia juga sudah memiliki unit kesehatan sekolah UKS yang sudah berjalan baik.

Hamid berharap, sekolah dapat menyebarkan praktik UKS, dan perilaku positif lainnya dalam menjaga kebersihan ke sekolah lainnya.

Meskipun ada beberapa masalah antara lain masih terdapat sekolah dasar (SD) yang belum memiliki jamban atau toilet, terutama sekolah-sekolah inpres. Hamid menargetkan, dalam tiga tahun ke depan, sekolah-sekolah tersebut harus sudah memiliki toilet. Ia mengatakan, pembangunan fasilitas kebersihan tersebut dianggarkan melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN), Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), Dana Alokasi Khusus (DAK), dan Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Sekolah-sekolah yang sudah memiliki toilet belum semuanya mendapatkan akses air yang bersih. “Ada sekolah yang sudah punya jamban, tapi kotor, tidak terurus dengan baik, saluran airnya juga tidak berjalan,” ungkap Hamid.

Untuk mengatasi hal itu, Kemendikbud sudah bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk membangun sumur-sumur di sekolah. Komitmen pemerintah Indonesia untuk memastikan tercapainya target SDG (Sustainable Development Goals) di bidang sanitasi sekolah sebelum tahun 2013. (Kemendikbud/Inan)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *