Rabu , 20 September 2017
Home / Berita Pendidikan / Sekolah Negeri di Bogor Masih Rawan Pungli
Sekolah-Negeri-di-Bogor-Masih-Rawan-Pungli
Ilustrasi: Stop Pungutan Liar. (Foto: sumbarprov)

Sekolah Negeri di Bogor Masih Rawan Pungli

Edupost.id – Sejumlah sekolah negeri di Bogor masih rawan dengan pungutan liar (pungli). Pasalnya siswa baru diwajibkan untuk membayar uang bangunan yang seharusnya gratis. Namun, hal itu tidak sepenuhnya kesalahan sekolah.

Staf TU di salah satu sekolah negeri di Cibinong, menilai bahwa pungutan masih sering terjadi di sekolah negeri. Jika masih terjadi pungutan liar terutama di sekolah negeri, itu tergantung dari kepala sekolahnya. Seharusnya memang tidak ada biaya untuk uang bangunan, namun kenyataannya masih saja ada sekolah yang melanggar.

Baca Juga: Orangtua Wajib Lapor Pungli Sekolah ke Kemdikbud

Pendapat senada juga disampaikan Guru BK SMK Informatika Pesat Bogor, Ahmad Kabir Rifa’i. “Itu tidak boleh. Kalau memang ada sekolah yang melakukan itu, bukan berarti itu pure kesalahan sekolah. Tentu ada kondisi-kondisi tertentu,” ujarnya.

Namun berbeda dengan yang diungkapkan Staf TU SMPN 4 Cibinong, Elisya dan Guru SD IT Ummul Quro, Rina Eny. “Iya ga dibolehin ada pungutan, tapi ada juga sejenis sumbangan untuk sekolah yang masih ada pembangunan. Tapi itu juga atas kesepakatan orangtua siswa, dan betul-betul digunain buat pembangunan. Katanya sih diperbolekan sama dinas,” imbuh Elisya.

Sedangkan menurut Rina, pungutan liar yang dimaksud mungkin saja sarana dan prasarana. Jika dapat dipertanggungjawabkan segala pungutan tersebut sah saja. Seperti misalnya uang bos, ternyata tidak mencukupi untuk menambah perbaikan sarana sekolah, padahal kebutuhannya sangat mendesak, sehingga ada pungutan lagi untuk mendukung sarpras.

“Yang tidak baik jika tidak bisa dipertanggungjawabkan dan tidak transparan. Namun, sebaiknya pungutan tersebut setidaknya dimusyawarahkan dulu dengan fpom supaya transparan,” tegasnya.

Pihak Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor sendiri mengatakan bahwa jika masih ada pungli di sekolah, segera laporkan. “Minta aja datanya, biar ditindaklanjuti,” ujar Kepala Bidang Pendidikan Non Formal dan Informal (PNFI) Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Ritta Tresnayanti. (Nisa)

Check Also

guru-mengajar

Ombudsman : Komite Sekolah Tak Boleh Lakukan Pungutan

Edupost.ID – Kepala Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Daerah Istimewa Yogyakarta, Budh Masturi mengatakan, berdasarkan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *