Rabu , 20 September 2017
Home / Berita Pendidikan / Seribu Pelajar Eropa Akan Belajar Masak Kuliner Indonesia
kuliner indonesia
Kuliner Indonesia (foto: jelajahku)

Seribu Pelajar Eropa Akan Belajar Masak Kuliner Indonesia

Edupost.id – Sebanyak 1.000 pelajar di Eropa akan mempelajari cara membuat masakan khas Indonesia di ajang pameran buku terbesar dunia, Frankfurt Book Fair (FBF) 2016, pada Oktober mendatang di Jerman. Beberapa koki ternama Indonesia, William Wongso dan Sisca Soewitomo beserta sekolah kejuruan memasak di Jerman turut meramaikan event besar ini.

Kegiatan ini dihelat menyusul kesepakatan kerja sama Indonesia dan Jerman di bidang pendidikan vokasi. Pada April lalu, Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kenegaraan ke Jerman, dan menyepakati kerja sama di bidang pendidikan vokasi dengan Kanselir Angela Merkel. Tindak lanjut dari kesepakatan itu salah satunya ialah dengan melakukan diplomasi budaya melalui kuliner khas Indonesia.

Tahun lalu, sebagai Tamu Kehormatan Frankfurt Book Fair 2015, Indonesia mempunyai program Spice It Up (bumbui) sebagai bentuk diplomasi budaya melalui kuliner. Tahun ini Indonesia kembali menggelar diplomasi budaya kulinernya di Frankfurt, pada 18-23 Oktober mendatang di Frankfurt Book Fair 2016.

Nantinya akan ada kegiatan Food Explorer yang menjadi bagian dari Classroom of the Future. Beberapa koki Indonesia dan siswa sekolah kejuruan memasak di Jerman (vocational cooking school) akan memasak bersama seribu pelajar dari sekolah-sekolah di Jerman, Austria dan negara Eropa lain.

Para pelajar berusia 12-18 tahun itu akan mengasah indera ‘look, touch, feel, hear, taste’ mereka dengan memasak berbagai masakan Indonesia. Menu yang akan dicoba diantaranya seperti bakso, rendang daging sapi, kue lumpur, mie goreng, sampai membuat minuman kunyit asam dan bir pletok (minuman non-alkohol khas Betawi. (Kemdikbud/IK-SS)

Check Also

Kemdikbud

Bantah Larang Nonton Anime, Kemdikbud Adukan Akun Palsu

Edupost.id- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Kemendikbud melaporkan akun penyebar berita palsu (hoax) ke Facebook. Akun …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *