Rabu , 18 Oktober 2017
Home / Berita Pendidikan / Sistem SKS di SMP Percepat Masa Pembelajaran Siswa
Siswa belajar dengan metode pembelajaran berbasis IT
Siswa belajar dengan metode pembelajaran berbasis IT (foto: SMAN 1 Ambarawa)

Sistem SKS di SMP Percepat Masa Pembelajaran Siswa

Edupost.id – Tahun ajaran 2017/2018 menjadi awal diterapkannya sistem Satuan Kredit Semester (SKS) dalam pembelajaran di tujuh SMP Kota Yogyakarta. Sistem ini berupaya memfasilitasi siswa yang berpotensi menyelesaikan pendidikan dalam waktu lebih cepat.

Tujuh SMP di Kota Yogyakarta mulai memberlakukan sistem Satuan Kredit Semester (SKS). Tujuh sekolah ini adalah SMP Negeri 1, SMP Negeri 2, SMP Negeri 5, SMP Negeri 7, SMP Negeri 8, SMP Negeri 16, dan SMP Muhammadiyah 3.

Ditemui di ruang keranya, kepala Sekolah SMP Negeri 5 Yogyakarta, Suharno menyatakan pembelajaran dengan sistem SKS menggunakan acuan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 158 Tahun 2014. Sistem ini untuk mewadahi siswa yang memiliki kecerdasan tinggi untuk menyelesaikan pendidikan lebih cepat.

“Sistem SKS dapat memberikan kesempatan pembelajaran bagi anak sesuai kemampuan dan bakat. Saya yakin anak – anak saya cerdas-cerdas, dan dapat mengikuti program ini,” ujarnya, Selasa (22/8).

Suharno melanjutkan, sistem yang akan diterapkan adalah pola empat semester dan pola enam semester. Anak-anak yang memiliki kemampuan tinggi dapat mengikuti pola empat semester, sehingga pendidikan di SMP dapat diselesaikan dalam waktu dua tahun.

“Untuk semester pertama, semua anak harus mengambil paket sebesar 48 SKS. Pada akhir semester satu akan dilakukan seleksi untuk menentukan siapa yang bisa mengambil pola empat semester dan siapa yang enam semester,” katanya.

Siswa mampu menunjukkan hasil seleksi yang tinggi berhak mengambil pola empat semester. Sehingga, pada semester berikutnya dapat mengambil masing – masing 64 SKS selama tiga semester. Jika di tengah perjalanan ada siswa yang tidak mampu mengikuti pola empat semester, siswa tersebut dapat berpindah mengikuti pola enam semester.

Hal senada juga dikatakan oleh Nuryani Agustina, kepala SMP Negeri 8 Yogyakarta. Menurutnya, anak didik SMP 8 yang memiliki kualitas tinggi sangat layak mengikuti sistem SKS ini.

Nuryani juga akan berusaha menjaga semangat dan prestasi belajar anak didiknya agar tidak mengalami penurunan kualitas. Salah satu yang akan dilakukan adalah mengadakan outbound untuk penyegaran pikiran.

“Saya akan berusaha agar anak – anak saya tetap semangat dan berprestasi, salah satunya dengan outbound. Selain itu, para guru juga harus selalu memberikan moitivasi belajar anak didiknya,” ujar Nuryani.

Tahap awal ini, hanya kelas tujuh yang mengikuti sistem SKS. Semrntara siswa kelas di atasnya tetap menggunakan sistem yang lama. Nuryaninjuga menegaskan, sekolah yang dipimpinnya siap menerapkan sistem SKS baik dari sisi sana prasarana maupun guru. (Andi)

Check Also

Soal-Ujian-Terlalu-Sulit-Nilai-UN-SMP-2016-Turun

Layaknya Kuliah, Tujuh SMP di Jogja Pakai Sistem SKS

Edupost.id – Layaknya perkuliahan, sebanyak tujuh SMP di Kota Yogyakarta mulai memberlakukan sistem Satuan Kredit …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *