Jumat , 22 September 2017
Home / Berita Pendidikan / Siswa MAN Yogyakarta 1 Lolos ke Malaysia Technology Expo
Inovasi Karya Siswa MAN Yogyakarta 1
Inovasi Karya Siswa MAN Yogyakarta 1

Siswa MAN Yogyakarta 1 Lolos ke Malaysia Technology Expo

Edupost.ID – Tiga siswa MAN Yogyakarta 1, Zhahdo Bintang Ramadhan, M. Hanif Nursamsul, dan Farkhan Atoillah berhasil menjadi finalis dalam Malaysia Technology Expo (MTE) 2017, di Putra World Trade Center (PWTC), Malaysia, (16-18/2)  mendatang.

Melalui karya penelitian yang berjudul Antibacterial Batiq Textiles, ketiga siswa ini akan menjadi salah satu finalis kategori Peneliti Belia dari berbagai negara. Mereka menciptakan aplikasi nanopartikel perak sebagai agen alternatif pelapis antibakteri dan pelindung warna kain batik. Karya siswa ini terbukti mampu melindungi warna kain batik agar tidak luntur.

“Batik kan salah satu budaya Indonesia. Biasanya warnanya gampang luntur, akhirnya kami mencoba membuat inovasi untuk melindungi warna kain batik agar tidak luntur,” terang Zhahdo bersama rekan setimnya didampingi kepala MAN Yogyakarta 1, Wiranto Prasetyahadi dan Waka Humas Hartiningsih, Rabu (25/1).

Zhahdo menambahkan, karya yang dibuatnya berbasis produk yang diharapkan akan bermanfaat untuk masyarakat. Cara poenggunaannya sangat mudah, kain batik hanya tinggal dicelupkan ke dalam cairan nanopartikel perak. Prodfuk ini akan mampu melindungi warna kain untuk beberapa bulan. Setelah enam bulan, kain batik disarankan dicelupkan kembali agar warna tetap terlindungi.

Karya ini sebelumnya juga lolos menjadi salah satu finalis Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI). Setelah gagas meraih medali, Zhahdo dan rekan – rekannya mencoba mendaftarkan karyanya ke MTE setelah dilakukan beberapa perbaikan, khususnya pada uji valudasi.

“Sebelumnya menjadi finalis OPSI. Setelah itu kami dapat informasi event ini, kemudian coba daftar. Dan akhirnya dipanggil menjadi finalis. Ada evaluasi setelah gagal di OPSI, khususnya pada uji validasi, seperti uji kucek,” ujar siswa pencipta Jaket Anti Air (waterproof) dan peraih medali emas dalam Festival Inovasi Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) 2016 ini.

Keikutsertaan mereka pada ajang internasional, diharapkan dapat memperkenalkan inovasi siswa Indonesia di level internasional. Terlebih, karya ini bermanfaat melindungi kain batik yang merupakan kekayaan budaya Indonesia.

“Kami berharap, penelitian ini dikenal di tingkat internasional. Kami melakukan penelitian di lab kimia madrasah, lab UIN Sunan Kalijaga, dan lab UII,” ujar Farhan yang diamini Zhahdo dan Hanif.

Kepala MAN Yogyakarta 1, Wiranto Prasetyahadi mengaku sangat bangga dengan prestasi yang diraih siswa-siswanya di level internasional ini. Menurutnya, prestasi ini diraih dengan kerja keras berbagai pihak. Ketiga siswa ini merupakan hasil binaan sekolah ini selama hampir tiiga tahun.

“Tentunya sangat dengan prestasi ini, siswa madrasah bisa berprestasi internasional. Sesuai program madrasah, tahun lalu kita sudah berprestasi di tingkat nasional, tahun 2017 ini kita tingkatkan di level internasional. Kami akan selalu suport dananya,” ungkap Wiranto.

Wiranto juga berharap, produk penelitian siswa – siswanya ini akan ditindaklanjuti dengan mengurus hak paten. Selanjutnya, dapat diproduksi secara masal agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Namun, saat ini pihaknya masih fokus mempersiapkan diri menghadapi ajang internasional ini. (Andi)

Check Also

SMP-Mugadeta-Sukses-Terapkan-Full-Day-School

Tim  SMP Mugadeta Raih Juara Lomba Roket Air di ITB

Edupost.ID – Tim SMP Muhammadiyah 3 Depok Sleman Yogyakarta (Mugadeta) belum lama ini mengukir prestasi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *