Senin , 5 Desember 2016
Home / Berita Pendidikan / Siswa SD Muhamadiyah Sapen Boyong Tropi Mendikbud
Siswa SD Muhammadiyah Sapen Boyong Tropi Mendikbud
Siswa SD Muhammadiyah Sapen Boyong Tropi Mendikbud

Siswa SD Muhamadiyah Sapen Boyong Tropi Mendikbud

Edupost.ID – Abyesta Sheva Alfaru, siswa kelas 5 SD Muhammadiyah Sapen, berhasil meraih juara I Elementary School Science Olympiad (ESSO) 2016. Ajang yang digelar di Kampus Universitas Negeri Semarang (UNNES), beberapa waktu lalu ini memperebutkan tropy Gubernur Jawa Tengah dan piala bergilir Mendikbud.

“Berkat keberhasilannya Sheva berhasil memboyong tropy Gubernur Jawa Tengah dan piala bergilir Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia”, ungkap Sofyan, Kepala SD Muhammadiyah Sapen.

Ditambahkannya, olimpiade ini diikuti 38 siswa terbaik utusan dari seluruh propinsi di Indonesia. Ajang ini memfasilitasi kompetensi siswa-siswa SD/MI di bidang Biologi.

“Olimpiade itu sendiri terdiri dari lima tahap yang sangat ketat. Tahap pertama,  Multiple choice, tahap kedua response, tahap ketiga unjuk kerja, tahap keempat cerdas cermat dan tahap kelima presentasi”, ungkap Sofyan.

Sebelumnya peserta harus melewati olimpiade tahap I berupa mengisi soal Multiple Choice di tingkat regional secara serentak di 14 regional di seluruh Indonesia. Tahapan yang dilakukan pada Minggu, 25 September 2016 ini memilih dua peserta peraih skor tertinggi dari masing-masing regional.

Dua peserta terbaik masing-masing regional bertarung dengan peserta dari regional lain di babak final..Kegiatan final memperlombakan tahap  response, unjuk kerja, cerdas cermat dan presentasi.

“Alhamdulillah siswa kami memiliki konsistensi yang luar biasa dari sejak tahap pertama di tingkat regional hingga tahap kelima ketika final. Konsistensi dan disiplin diri inilah yang menghantarkan Sheva menjadi juara I, pungkas Sofyan. (Andi)

Check Also

Hobi Modifikasi Gerobak Sapi Berbuah Juara

Hobi Modifikasi Gerobak Sapi Berbuah Juara

Edupost.ID – Bagi sebagian orang, khususnya remaja, gerobak sapi dianggap sebagai kendaraan kuno yang tak …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *