Rabu , 26 Juli 2017
Home / Berita Pendidikan / Siswa Tuna Rungu Tidak Ikut UN Listening
Indonesia Siap Gelar Olimpiade Sains Internasional di Bali
Pelaksanaan ujian nasional. ilustrasi (foto: blogspot)

Siswa Tuna Rungu Tidak Ikut UN Listening

Edupost.ID, Yogyakarta – Peserta Ujian Nasional SMA/SMK penderita tuna rungu di DIY tidak mengkuti ujian listening Bahasa Inggris. Dinas Dikpora DIY memang membolehkan peserta UN tuna rungu untuk tidak mengikutinya. Sebagai gantinya, Dinas memberikan kesempatan kepada mereka untuk mengerjakan ujian secara tertulis.

Hal ini seperti yang terjadi di SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta. Ada dua siswa tuna rungu yang tercatat sebagai peserta UNBK 2016. Mereka adalah Kurnia Khoirul Candra dan Dhavyn Linggar Jati. Karena keterbatasan pendengaran, keduanya mendapat kemudahan untuk mengganti soal listening dengan tertulis.

Proktor SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta, Muhammad Badriatul Anam mengatakan bahwa pada saat ujian Bahasa Inggris, mereka akan ditempatkan di ruang terpisah. Keduanya akan nengerjakan ujian dengan soal Paper Base Test (PBT).

“Khusus untuk mapel Bahasa Inggris, mereka akan mengerjakan di ruang terpisah dengan metode PBT dengan pendampingan dari tim inklusi,” terangnya.

“Tapi kalau simulasi yang diselenggarakan kota, mereka bisa mengikuti karena di bagian listening, mereka diberikan audio script-nya,” ujar Anam.

Kedua siswa ini mengerjakan soal di ruang terpisah hanya untuk mata ujian Bahasa Inggris Listening. Pada mata ujian lain, kedua siswa tuna rung ini mengerjakan ujian dalam ruang yang sama dengan peserta lainnya. Mereka mengerjakan ujian dengan sistem UNBK selain mata ujian listening. (Andi)

Check Also

Ungkap Pelemahan KPK, Wyncent Raih Mawapres Nasional 2017

Ungkap Pelemahan KPK, Wyncent Raih Mawapres Nasional 2017

Edupost.id – Nama Wyncent Halim, mahasiswa Fakultas Hukum (FH) UGM berhasil dinobatkan sebagai Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *