Senin , 23 Januari 2017
Home / Berita Pendidikan / Siswi Hamil Diperbolehkan Ikut UN 2016

Siswi Hamil Diperbolehkan Ikut UN 2016

Edupost.id – Ujian Nasional (UN) 2016 akan dimulai Senin, 4 April. Namun, terdapat polemik mengenai siswi yang hamil dan memiliki anak bahwa siswi tersebut dilarang mengikuti UN di sekolah formal. Namun, mereka dapat mengikuti ujian melalui Paket C di Ujian Nasional Pendidikan Kesejahteraan (UNPK) karena termasuk ke dalam non formal.

“Kalau di UNPK boleh, itu kebijakan nasional,” ujar Kepala Bidang Pendidikan Non Formal dan In Formal (PNFI) Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Ritta Tresnayanti kepada Edupost.id.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI, Anies Baswedan dalam siaran pers juga menyampaikan hal senada. Peserta didik memiliki hak untuk mengikuti UN. Namun,  hanya bagi mereka yang sudah terdaftar dalam catatan peserta UN. Tentunya mereka juga mampu mendapatkan Sertifikat Asli Ujian Nasional (SKHUN) setelah mengikuti UN. Jika kemudian ada siswa yang dalam keadaan khusus seperti hamil dan berhadapan dengan hukum, mereka tetap diperbolehkan ikut UN.

Berdasarkan data yang Edupost.id rangkum, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Sinun Petrus Manuk juga sependapat dengan Mendikbud RI. Ia menegaskan bahwa demi pertimbangan kemanusiaan, siswa peserta UN diperbolehkan mengikuti ujian.

Namun, ada kondisi tertentu siswi hamil diperbolehkan mengikuti ujian. Seperti yang dikatakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, Suryono. Mereka mengizinkan bagi korban kekerasan seksual untuk mengikuti UN 2016.

“Kami beri dispensasi dengan pertimbangan secara kemanusiaan,” tambahnya. (Nisa)

Check Also

kucing tuntun pulang pendaki tersesat di swiss

Delapan Alasan Menarik Pelihara Kucing

Edupost.ID- Kucing merupakan salah satu hewan peliharaan yang paling banyak dipilih menjadi sahabat di rumah. …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *