Selasa , 24 Oktober 2017
Home / Berita Pendidikan / Sleman Giatkan Program Jam Belajar Masyarakat
guru-mengajar
Proses belajar mengajar mengajar di MAN 1 Surakarta (foto: Rohman)

Sleman Giatkan Program Jam Belajar Masyarakat

Edupost.ID – Pemerintah Kabupaten Sleman saat ini tengah giat melaksanakan program Jam Belajar Masyarakat (JBM). Pemberlakuan JBM secara intensif dipandang sebagai solusi preventif untuk menghindari aksi kriminalitas yang melibatkan pelaku dari kalangan anak-anak muda usia sekolah yang kerap beraksi saat malam hari.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Sleman, Arif Haryono mengatakan, JBM dilaksanakan mulai pukul 19.00-21.00. Hal itu memungkinkan anak tetap berada di rumah dalam pengawasan orang tua. Alih-alih berkeliaran di jalan dan berbuat onar, anak akan dikondisikan untuk belajar di rumah.

Pihaknya mengaku sangat prihatin dengan maraknya aksi kekerasan yang terjadi di Sleman. Hal itu mengindikasikan kurangnya kontrol orang tua terhadap anak – anaknya. Tidak adanya suasana kondusif bagi anak untuk belajar mendorong anak melakukan tindakan negatif di luar rumah.

Menurut Arif, dalam pelaksanaan program JBM diperlukan sinergisitas dan kolaborasi yang baik antara seluruh jajaran yang terlibat sehingga tujuan pendidikan dapat tercapai dengan baik. Tidak hanya pemerintah, para orang tua juga memegang peranan penting menyukseskan program ini.

Saat ini seluruh kecamatan di Kabupaten Sleman telah memiliki dusun rintisan JBM meskipun belum diterapkan di setiap dusun. Pelaksanaan JBM tersebut merupakan upaya pemerintah dalam rangka menciptakan kondisi lingkungan masyarakat yang nyaman, aman dan tertib untuk kegiatan belajar, sehingga tujuan pendidikan dapat dicapai dengan baik.

Ditambahkan Arif, perintisan gerakan JBM telah dimulai sejak 1999 dan berjalan mengalami pasang surut. Melalui rakor yang diikuti seluruh camat dan kades se Kabupaten Sleman ini diharapkan dapat mempercepat gerakan JBM agar terlaksana di setiap dusun di Kabupaten Sleman.

“Pada 2014 Dinas Dikpora Kabupaten Sleman melaksanakan program rintisan Dusun Percontohan JBM di setiap kecamatan dengan satu dusun percontohan hingga 2016,” katanya. (Andi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *