Selasa , 30 Mei 2017
Home / Berita Pendidikan / Soal Ujian Sulit Sebabkan Nilai UN SMA 2016 Turun
Ujian Nasional (UN)
Siswa mengikuti ujian nasional (UN)

Soal Ujian Sulit Sebabkan Nilai UN SMA 2016 Turun

Edupost.id, Bogor – Hasil nilai Ujian Nasional (UN) 2016 untuk SMA/SMK/MA sudah diumumkan beberapa waktu yang lalu dan terjadi penurunan dari tahun 2015. Penurunan tersebut banyak yang berpendapat disebabkan karena nilai UN tidak menjadi faktor penentu utama kelulusan. Sementara untuk UN SMP yang sedang berlangsung dari 9-12 Mei, pihak sekolah berpendapat bahwa soal ujian yang sulit menjadi penyebab turunnya nilai UN.

“Saya kira anjloknya nilai UN bukan karena tidak menjadi poin utama kelulusan. Tapi, karena tingkat kesulitan soal. Kalau dari siswa bisa jadi ada saja. Tapi saya yakin mereka sudah siap secara mental dan juga pengetahuan. Kalau misalkan hal itu tidak berpengaruh maka dikembalikan lagi kepada anaknya. Yang pasti pihak sekolah dan orangtua sudah bersinergi,” ungkap Humas SMPN 1 Bogor, Asep Saepudin kepada Edupost.id.

Pendapat berbeda disampaikan Kepala Sekolah SMP Kosgoro, Abdullah bahwa tidak ada penurunan nilai UN. Ia menilai bahwa sekolah yang mengikuti UNBK dengan UN Paper Base Test (UNPBT) hasilnya tidak dapat dibandingkan. Hal tersebut karena SMP Kosgoro dan SMPN 1 baru kali pertama menggunakan UNBK.

“Kami kan baru pertama menggunakan UNBK, sehingga jika dibandingkan hasil UNPBT tidak sama. Itu karena dari sistem dan pelaksanaannya yang berbeda. Jadi memang tidak bisa dikatakan bahwa nanti jika sudah diumumkan nilai UN itu anjlok dari tahun kemarin. Kalau untuk SMA mungkin bisa dikatakan demikian karena bukan pertama kali pakai UNBK,” jelasnya.

Sementara itu, Wakasek Kurikulum SMAN 1, Enung Nuripah menilai bahwa di sekolahnya tidak mengalami penurunan yang signifikan. Hal tersebut karena SMAN 1 masih menduduki peringkat pertama dengan hasil 453,30 untuk bidang studi IPS. Sedangkan, untuk bidang studi IPA hasilnya 445,35.

“Kalau dibilang anjlok sebenarnya tidak begitu. Kita bilangin ke anak-anak bahwa meskipun tidak menjadi penentu kelulusan, tapi akan menjadi pertimbangan jika ingin meneruskan ke perguruan tinggi. Memang tergantung dari perguruan tingginya sendiri,” tegasnya. (Nisa)

Check Also

Himpunan Alumni (HA) IPB

HA IPB Komitmen Kawal Hasil Konvensi Hingga Proses Terpilihnya Rektor Baru

Bogor – Proses konvensi Bakal Calon Rektor (BCR) IPB periode 2017-2022 yang dilakukan oleh Himpunan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *