Rabu , 18 Oktober 2017
Home / Berita Pendidikan / Tak Wajibkan Lima Hari Sekolah, KPAI Dukung Perpres PPK
pelajar sma
Ilustrasi: Pelajar SMA

Tak Wajibkan Lima Hari Sekolah, KPAI Dukung Perpres PPK

Edupost.id – Presiden Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Dengan terbitnya Perpres ini, maka Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 23 Tahun 2017 tentang Hari Sekolah otomatis tidak berlaku lagi.

Terkait ini, Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Bidang Pendidikan, Retno Listyarti, mengaku sangat mengapresiasi terbitnya perpres ini. Menurutnya perpres ini sangat jelas menekankan Pada Penguatan Pendidikan Karakter bukan seperti Permendikbud No 23/2017 yang menekankan justru pada hari sekolah dan lamanya anak belajar di sekolah.

“Selain itu, Perpres PPK menghapus kewajiban sekolah 8 jam per hari atau 40 jam per minggu, hal ini jelas didasarkan pada kebutuhan dan kepentingan yang terbaik bagi anak,” katanya, Kamis (7/9).

Pada Pasal 9 Perpres tentang PPK, terlihat pemerintah mengakomodir pihak-pihak yang keberatan dengan pemberlakuan sekolah lima hari dan atau 40 jam per minggu. Pasal ini kemudian memberikan pilihan lima hari atau enam hari sekolah.

Bahkan pasal 9 ayat (3) menentukan empat persyaratan sekolah lima hari. Selain kecukupan pendidik, juga harus didukung sarana dan prasarana memadai, kearifan lokal dan bahkan pendapat ulama atau tokoh agama.

“Prasyarat menjadikan 5 hari sekolah tidak mudah dilaksanakan oleh satuan pendidikan tanpa memenuhi keempat prasyarat tersebut,” imbuhnya. (Andi)

Check Also

siswa-SMA

Psikolog : Pendidikan Karakter Butuh Peran Berbagai Pihak

Edupost.id – Psikolog Prof Irwanto, mengatakan, pendidikan karakter tidak mungkin dapat berhasil tanpa peran serta …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *