Sabtu , 21 Oktober 2017
Home / Berita Pendidikan / Tanpa Pelatihan Guru, Pemerintah Tak Berhak Lakukan UKG
guru
Ilustrasi. Guru

Tanpa Pelatihan Guru, Pemerintah Tak Berhak Lakukan UKG

Edupost.id – Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) meminta pemerintah tidak boleh hanya melakukan uji kompetensi guru (UKG), tapi juga harus lebih serius melaksanakan pelatihan kompetensi guru. FSGI mencatat msh banyak guru yang sudah lebih 5 tahun bahkan 10 tahun belum pernah mendapatkan pelatihan.

“Kalau belum pemerintah tidak berhak menguji guru-guru ini. Inikan sama dengan siswa tak pernah belajar tapi ujian terus,” ujar Wakil Sekjend FSGI, Fahriza Marta Tanjung, ketika dihubungi edupost.id Rabu (27/9).

Selain itu, FSGI menilai angka minimal (passing grade) kelulusan uji kompetensi guru (UKG) sebesar 80 poin patut dikaji lebih lanjut. Satu hal yang harus dikaji adalah tentang nilai penting UKG bagi kinerja guru.

“Pertanyaannya adalah, apakah dengan nilai 80 itu kinerja guru meningkat? Atau untuk hanya mempersulit guru memperoleh tunjangan profesi?” kata Fahriza.

Fahriza juga menyoroti sistem evaluasi pasca dilaksanakannya UKG. Pemerintah harus memberikan pelatihan lanjutan terhadap guru-guru yang belum lulus UKG.

“UKG kan ditujukan untuk menilai kinerja guru dari sisi pengetahuan dan pemahaman terhadap tugas yang dilaksanakan guru, terutama sisi pedagogik dan profesional guru. Untuk guru-guru yang tidak melewati batas kelulusan sebelumnya, apa yg sudah dilakukan pemerintah? Apakah mereka sudah diberi pelatihan?” katanya.

Sebelumnya, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan membenahi Uji Kompetensi Guru (UKG). Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy menyebut UKG dapat diambil dari konversi pengalaman kerja. Hal itu mengomentari keluhan sejumlah guru yang menilai batas nilai 80 terlalu tinggi dalam UKG. (Andi)

Check Also

guru-mengajar

Terkait UKG, IGI Tetap Konsisten di Angka Minimal 80

Edupost.id – Ikatan Guru Indonesia (IGI) berharap pemerintah tetap tegas mematok angka minimal kelulusan uji …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *