Sabtu , 24 Juni 2017
Home / Berita Pendidikan / Tujuh Kekacauan Pelaksanaan UNBK SMK Tahun Ini
siswa memakai komputer dalam pembelajaran
Siswa memakai komputer dalam pembelajaran

Tujuh Kekacauan Pelaksanaan UNBK SMK Tahun Ini

Edupost.id – Ujian Nasional Berbasis Kompetensi (UNBK) untuk siswa SMK yang berlangsung 4-6 April diwarnai kekacauan. Hal ini berdasarkan laporan data yang disampaikan ke posko pengaduan UNBK yang dibuka Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) di 29 kota/kabupaten.

Pengaduan yang disampaikan melalui website FSGI, inbox FB FSGI, whatshap dan email sejak 3-13 April itu berisi tujuh laporan yang terjadi di tempat yang berbeda.

1.Kepala Sekolah cari utangan (hutang)

Hal ini karena ketiadaan biaya penyelenggaraan akibat dana BOS yang belum cair atau diterima sekolah. Keterlambatan dana BOS terjadi di Tasikmalaya dan Garut (Jawa Barat). Kepala Sekolah hutang pihak ketiga untuk menyelenggarakan UNBK. Harga server yang mahal, pengadaan jaringan dengan bandwith memadai juga tak murah, belum lagi penyedian laptop untuk memenuhi ketentuan 1 : 3. Dana sekolah yang  terbatas lebih diperparah dengan dana BOS belum cair/ diterima sekolah, sehingga banyak kepala sekolah terpaksa mencari hutangan

2. Sekolah kewalahan Menyediakan Sarana dan Prasarana UNBK

Banyak sekolah yang belum memiliki sarana dan prasarana laboratarium computer yang memadai, sehingga sekolah harus pontang panting menyediakan server dengan kualifikasi memadai dan sejumlah computer dengan persyaratan perbandingan 1 : 3 (satu computer untuk tiga peserta ujian). Pemenuhan perbandingan tersebt mengakibatkan sekolah harus bekerja keras mencari pinjaman laptop kepada orangtua peserta didik dan para guru, bahkan yang dipinjam bisa mencapai puluhan laptop.

Mayoritas sekolah di daerah kewalahan menyiapkan sarana dan prasarana, baik itu komputer/laptop maupun jaringan LAN dan internet sesuai spesifikasi yang ditentukan Kemdikbud RI, bahkan sejumlah sekolah di Jakarta juga meminjam laptop kepada murid dan guru. Hal ini terjadi di sejumlah sekolah di wilayah Mataram, Bima, DKI   Jakarta, Tangerang, Pandeglang, Jambi, Bengkulu, Kota Medan, Batam, Tasikmalaya, Garut, Bogor dan Indramayu.

3. Para Pencuri Memanfaat Sekolah Yang Lemah Keamanannya.

Menjelang UNBK terjadi peristiwa kehilangan 20  unit laptop/computer di SMKN 4 Kabupaten Tangerang, padahal dari unit computer yang dimiliki sekolah tersebut diperbandingkan dengan jumlah peserta ujian masih kekurangan 16 unit, sehingga saat persiapan UNBK total kekurangan computer mencapai 36 unit. Untungnya masalah ini terselesaikan karena sekolah dipinjamkan laptop oleh para siswanya.  Hari pertama, di SMKN 4 Kab. Tangerang berjalan lancar, tidak ada kendala berarti. Namun, kasus pencurian ini mengakibatkan sejumlah sekolah memperketat keamanan labotarium komputernya, bahkan ada yang menugaskan satpam untuk tidur di ruangan ujian UNBK tersebut.

4. Kendala Teknis Di Lapangan

Persoalan teknis muncul di sejumlah daerah, misalnya saja di SMKN 10 Bima dari 30 komputer ada 3 komputer mengalami error dan gagal login.  Di SMK Pelayaran Jakarta Utara juga ditemuai kasus computer/laptop logout sendiri. Di Mataram SMK 1 Batulayar, terjadi kesulitan upload hasil ujian siswa (kendalanya: upload jawaban siswa tidak terkirim. Kemungkinan besar karena jaringan internet dan kelelahan server, tapi lama-lama bisa upload.

 Di Bima SMK 8, banyak siswa sering tiba2 logout, bahkan ketika login lagi terkadang ada siswa yang soalnya muncul soal simulasi karena sekolahnya mengunakan VHD sisa simulasi 2, yang kemungkinan datanya lupa dihapus, dan langsung sinkron untuk  UNBK, karena ada sekolah yg menggunakaan VHD simulasi tapi di hapus data dulu tidak mengalami hal serupa, namun  menurut pelapor tidak ada solusi dan info lebih lanjut.

 5. Waktu UNBK Yang Rata-rata sampai 3 (tiga) Sesi Dalam Sehari

Jadwal  UNBK rata-rata di sekolah negeri terbagi 3 sesi, sehingga ujian mulai jam 7.30 untuk sesi pertama dan jam 14.00 untuk sesi ketiga. Jika ada kendala teknis misalnya login ke server pusat maka waktu ujian pun akan mundur dari jadwal yang semestinya.

6. Masih Ada UN berbasis Kertas

Di Bima (NTB) ada dua (2) SMK negeri yang tidak mengikuti UNBK tetapi menggunakan ujian  kertas yaitu SMKN 4 dan SMKN 6 Bima.  Waktu Test UNBK tidak sama ditemukan dilapangan untuk sekolah di wilayah Bima yang menggunakan paper test masuk jam 08.00 dan keluar jam 10.30. Seharusnya juklak juknis SMK UNBK 2017 masuk jam 10.30 keluar jam 12.30 waktu setempat.

7. Kesalahan Teknis Di Lapangan

 Ada kesalahan dari salah satu SMK di kota Pekalongan, sudah diingatkan dari awal DATA LOGIN agar jangan dipasang di meja peserta ujian, tapi ternyata tetap dipasang dimeja, akhirnya  peserta ujian salah login, mereka login pakai data sesi 2, akibatnya peserta ujian yang sesi 2 akhirnya tidak bisa login, karena sudah dibuka soalnya dengan  token di sesi 1 .                      

Pada hari pertama UNBK, saat sesi 1 sempat ada proktor sekolah yang menfoto salah satu soal yang  tidak lengkap, untuk di konsultasikan ke panitia provinsi. Tetapi kemudian di jawab dengan foto yang berisi pesan bahwa pembocor dokumen rahasia negara dapat diberi sanksi pidana. Soal UNBK merupakan dokumen rahasia negara, memfoto dan meng-upload ke grup whatsapp dianggap menyebarkan rahasia negara . Setelah itu tidak ada lagi  foto kendala-kendala  teknis di dalam  ruang ujian.Jika ada masalah dengan soal UNBK sejak hari itu disediakan link di laman UNBK untuk laporkan kasus soal.

Ditemukan di Mataram ada sekolah yang  membuat laporan sekaligus, sehingga  jam pelaksanaan dan jumlah siswanya tidak sesuai. (IK-SS)

 

Check Also

siswa memakai komputer dalam pembelajaran

Soal Tidak Muncul, Banyak Siswa SMK Tak Bisa Kerjakan UNBK

Edupost.id – Sejumlah siswa dari berbagai daerah di Indonesia mengeluhkan persoalan dalam penyelenggaraan Ujian Nasional …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *