Senin , 27 Maret 2017
Home / Berita Pendidikan / Tujuh Penemuan Menakjubkan Karya Mahasiswa Indonesia
bluetooth speaker kayu
Bluetooth speaker kayu ( foto: ugm.ac.id)

Tujuh Penemuan Menakjubkan Karya Mahasiswa Indonesia

Edupost.id – Ada banyak penemuan hasil penelitian dan inovasi para mahasiswa Indonesia. Semua penemuan itu terlihat menakjubkan karena berangkat dari ide yang sederhana namun diolah menjadi produk yang bermanfaat. Berikut ini delapan penemuan menakjubkan karya mahasiswa Indonesia yang dihimpun Edupost.id.

  1. Bluetooth Speaker Berbahan Kayu

Merasa kurang praktis dengan alat-alat yang ada di pasaran, lima mahasiswa Universitas Gajah Mada (UGM) membuat inovasi speaker berbahan kayu bernama Woody Bluetooth Speaker (WOOBS). WOOBS ini turut mendukung kearifan lokal dan penghijauan serta dapat menambah lapangan pekerjaan bagi para pengrajin kayu pada Mei 2016 lalu.

2. Kapal Tenaga Surya

Tim Marine Solar Boat (MSB) Institut Teknologi Surabaya (ITS) menciptakan kapal tenaga surya Jalapatih 2 yang sempat berlaga di ajang Dutch Solar Challenge (DSC) Juli 2016 lalu di Belanda. Sebelumnya di tahun 2014, ITS pernah berlaga dengan kapal yang diberi nama Jalapatih 1. Kapal telah teruji sebanyak sepuluh kali dengan beberapa kendala dalam masa uji coba pewat seperti intensitas sinar matahari di Belanda dan proses bongkar yang membutuhkan banyak tenaga.

3. Alat deteksi kesehatan jarak jauh

Real Time Telemonitoring System (RTTS) merupakan terobosan dalam dunia kedokteran. Alat pantau kondisi kesehatan pasien dari jarak jauh ini diciptakan mahasiswa Universitas Indonesia (UI). Tim UI itu terdiri dari Rafi Kurnia, Claudia Khansa, Yudi Reza dan Dimas Hendrawan. Penemuan tersebut didasari keinginan untuk mencegah keterlambatan penanganan oleh tenaga medis serta meningkatkan pemantauan kesehatan secara intensif dari tenaga spesialis.

4. Aplikasi Peringatan Demam berdarah

Banyaknya jumlah penderita demam berdarah di Indonesia melatarbelakangi mahasiswa Magister Teknik Informatika UII, mengembangkan aplikasi peringatan dini tentang penyakit tersebut. Aplikasi yang dinamai Early Warning System (EWS) ini mampu memprediksi waktu penularan penyakit tersebut dan dapat memperkirakan usia rentan terjangkit serta kisaran jumlah penderita.

5. Genting Ramah Lingkungan

Lima mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) Semarang membuat inovasi genting beton yang ramah lingkungan bernama Genting Beton Estetika (GENETIKA) pada Juni lalu. Selain kedap air dan tanah bocor, genting berbahan dasar nano silika dan nano zeolit ini menjadi solusi untuk mengatasi pencemaran lingkungan karena mampu menyerap emisi gas berkat kandungan zeolitnya.

6. Jeans Bekas menjadi Tas Keren

Mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Padjajaran (Unpad) menyulap jeans bekas menjadi tas dengan nama dagang Kumble Store. Mereka adalah Yana Safitri, Elmaghfira Putri Elika, Mutiara Mardina, Ramadhani Arya Putra, Vania Kemala Hastuti, dan Salsabila Wahyu Hadianti. Berbeda dengan tas jeans lainnya, mereka menambahkan motif khas nusantara pada produknya. Model tas disesuaikan dengan keinginan konsumen.

7. Lumpia Daun Pepaya

Daun pepaya yang biasa dikonsumsi sebagai sayur lalapan memang terasa pahit di lidah. Namun, di tangan lima mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), daun pepaya diolah menjadi panganan yang lezat bahkan berkhasiat menurunkan kolesterol. Daun pepaya yang menjadi pengganti rebung dalam lumpia merupakan salah satu jenis sayuran yang mengandung gizi tinggi dan menjaga sistem kardiovaskular.   (Inan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *