Kamis , 18 Januari 2018
Home / Berita Pendidikan / USBN SD Tahun Ini Ujikan 8 Mapel, Banyak Sekolah Belum Tahu
Ujian Nasional Sekolah Dasar. foto : ANT

USBN SD Tahun Ini Ujikan 8 Mapel, Banyak Sekolah Belum Tahu

Edupost.id – Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) jenjang Sekolah Dasar (SD) tahun ini diwacanakan akan mengujikan 8 mata pelajaran. Namun, hingga saat ini pihak sekolah di Kabupaten Sleman mengaku belum mendapat pemberitahuan resmi dari Dinas Pendidikan setempat.

Kepala SDN Condongcatur, Tri Suhadi kepada Edupost.id mengaku bahwa pihaknya baru mendengar wacana ini dari media sosial. Sementara surat pemberitahuan resmi dan sosialisasi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman belum ada.

“Kebijakan ini sedikit mengagetkan, karena kami belum menerima pemberitahuan resmi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman. Kami baru mendengar dari medsos,” ujar Tri, Kamis (4/1).

Karena belum ada pemberitahuan resmi, Tri selama ini hanya mempersiapkan siswanya untuk USBN 3 mata pelajaran, yaitu Matematika, Bahasa Indonesia, dan IPA. Meskipun demikian, Tri berharap, Mendikbud tidak menerapkan USBN 8 mapel pada tahun ini.

Seharusnya, kata Tri, kalau Mendikbud akan menerapkan kebijakan USBN 8 mapel, sosialisasi harus dilakukan sejak awal tahun ajaran. Jika sosialisas dapat dilakukan pada bulan ini, seharusnya kebijakan mulai berlaku pada USBN tahun depan.

“Kalau boleh mengusulkan, seharusnya kebijakan ini mulai diterapkan USBN tahun deoan, bukan tahun ini agar oersiapan tidak tergesa-gesa. Tapi kalau pemerintah memutuskan USBN 8 mapel berlaku tahun ini ya mau tidak mau kami yang di lapangan haus melaksanakan,” katanya.

Hal senada juga dikatakan oleh kepala SDN Kentungan, Suyatini. Hingga saat ini, pihaknya juga masih bingung dengan kebijakan baru ini. Hingga empat bulan menjelang USBN, Dinas Pendidikan Sleman belum melakukan sosialisasi. Pihaknya juga mengaku keberatan jika USBN harus 8 mapel. Dengan tiga mapel saja, cukup berat untuk menyiapkan anak didiknya mendapat nilai yang memuaskan.

Namun, pihaknya juga mengaku akan siap melaksanakan jika USBN tahun ini harus 8 mapel. Jika itu yang terjadi, pihaknya mengaku akan berpacu mendampingi anak didiknya menghadapi USBN 8 mapel. “Saya akan ngebut untuk memberikan pelajaran tambahan untuk anak-anak kalau harus 8 mapel,” sebutnya. (Andi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *