Minggu , 11 Desember 2016
Home / Citizen Journalism / FKH UGM Menggelar Konferensi Gajah Nasional
FKH UGM Menggelar Konferensi Gajah Nasional
FKH UGM Menggelar Konferensi Gajah Nasional (foto: UGM)

FKH UGM Menggelar Konferensi Gajah Nasional

Edupost.ID – Lembaga konservasi alam IUCN berpendapat, kondisi status gajah Sumatra (Elephas maximus sumatranus), yang merupakan hewan endemik Indonesia saat ini terancam punah.

Lembaga internasional yang mengatur perdagangan satwa dan dilindungi CITES menyatakan gajah Sumatra telah masuk kategori “appendix 1” atau tidak boleh diperdagangkan. Ancaman terhadap kepunahan gajah Sumatera ini juga diakibatkan oleh konversi habitat, penyakit serta rendahnya angka kelahiran.

Konferensi yang digelar Fakultas Kedokteran Hewan UGM ini menghadirkan beberapa pembicara diantaranya Donny Gunaryadi dari Forum Konservasi Gajah Indonesia (FKGI), Kepala Subdit Pengawetan Jenis, Sukirna Puja Utama, Drh. Muhammad Wahyu dari VESSWIC  dan  Dr. Wisnu Nurcahyo dari FKH UGM dengan membahas beberapa hal penting dalam Konferensi Gajah Nasional di Fakultas Kedokteran Hewan UGM,Sabtu(26/11).

Donny Gunaryadi dalam kesempatan ini mengimbau agar pemerintah tegas untuk menghentikan konversi hutan alam yang tersisa, karena hutan merupakan habutat gajah dan satwa liar lainnya. Gunaryadi. Drh. Muhammad Wahyu dari VESSWIC beranggapan ancaman terhadap kepunahan gajah paling fatal lima tahun terakhir adalah kematian gajah akibat virus herpes (EEHV).

Sementara itu, Kepala Subdit Pengawetan Jenis, Sukirna Puja Utama, mengatakan pemerintah sebenarnya menyadari beberapa hal yang menyebabkan kelestarian gajah berkurang, diantaranya hilangnya habitat, konflik manusia dan gajah, perburuan illegal, pemanfaatan organ gajah secara illegal, dan sejumlah virus penyakit.

Pemerintah mulai menyusun strategi untuk pencegahan periode 2007-2017.  Dr.drh. Wisnu Nurcahyo, penggagas dan penyelenggara kegiatan, berharap konferensi tidak hanya berhenti pada pertemuan. Namun, dari konferensi ini bisa ditindaklanjuti dengan berbagai kegiatan nyata. (UGM)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *