Selasa , 25 April 2017
Home / Citizen Journalism / Pasutri Sidoarjo Terbitkan Buku Pengalaman Menulis

Pasutri Sidoarjo Terbitkan Buku Pengalaman Menulis

Sidoarjo – Kuatnya budaya menonton tidak mengendurkan semangat pasangan suami istri Joko Susanto-Jamilatun H.Marfu’ah untuk mengenalkan dunia baca tulis kepada putra-putrinya. Baginya, mengenalkan aktifitas membaca dan menulis adalah salah satu tugas mulia bagi setiap orangtua.

Kisah pengalamannya bertahun-tahun kompak berlatih menulis bersama anak ditulisnya dalam sebuah buku. Belum lama ini, buku berjudul Kisah Inspiratif Keluarga Penulis itu telah terbit.

Buku ini mengungkapkan seluk-beluk menulis bagi pemula. Dengan didukung pengalaman nyata penulis dan mengantarkan anaknya sebagai penulis cilik. Di samping itu, di dalam buku ini juga disajikan berbagai contoh, tips dan belajar dari penulis ternama yang dapat digunakan sebagai acuan.

Buku bersampul merah itu sebagian besar berisi pengalaman langsung atau kisah nyata kedua penulis dan keluarganya dalam berusaha menjadi penulis. “Isinya tidak hanya kabar gembira kami dalam menulis tetapi juga pengalaman kegagalan. Pernah satu hari, kami dan anak kompak mendapat surat penolakan dari penerbit,” jelas Joko yang beberapa mengikuti pelatihan menulis baik sebagai pemateri maupun peserta.

“Kami meyakinkan pada anak kami bahwa kalau penolakan ini membuat kita putus asa dan menyerah, maka nggak usah mimpi jadi penulis lagi,” tambahnya mengenang. “Alhamdulillah, anak-anak terus dan terus berlatih menulis meskipun dengan gayanya masing-masing,” jelas Jamilatun H.Marfu’ah yang juga guru TK IT Nurul Fikri Sukodono Sidoarjo.

Bagi keluarga yang tinggal di Sukodono Sidoarjo ini, siapa pun bisa menjadi penulis.  “Menurut para penulis senior, sesungguhnya menulis merupakan sebuah keterampilan. Kapan saja, dimana saja, dan siapa saja dapat melakukannya meskipun tidak memiliki latar belakang khusus ilmu kepenulisan,” terang Joko. “Maka kami ingin mencobanya.”  tambahnya.

Joko menambahkan bahwa langkah kecilnya ini untuk mencoba memberi contoh semampunya pada putra-putrinya. “Kata orang bijak, anak-anak lebih membutuhkan teladan nyata daripada hanya kritikan.” Joko memberi alasan. “Semoga buku Kisah Inspiratif Keluarga Penulis ini memotivasi kami dan pembaca,” harapnya.

Dorongan menulis bagi Joko dan Heni adalah untuk memotivasi anak-anaknya agar mampu menuangkan ide dalam bentuk tulisan. Setelah anak-anaknya pulang dari suatu kegiatan menarik semisal outbond di luar kota, biasanya orangtua mendengarkan cerita pengalaman dengan seksama. “Kadangkala kami berpesan, kapan-kapan ditulis ya, soalnya bagus sekali ceritanya, sayang kalau hilang begitu saja,” ujar Heni berbagi kiatnya.

Pengirim : Joko Susanto

Check Also

Guru SMK Produktif Diberangkatkan ke Perancis

Belasan Guru SMK Produktif Diberangkatkan ke Perancis

Edupost.id – Sebanyak 16 guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan dua widyaiswara Pusat Pengembangan dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *