Minggu , 17 Desember 2017
Home / Citizen Journalism / SMAN 3 Yogyakarta selenggarakan Padmanaba Sience and Technology Week 2015 (PSTW)

SMAN 3 Yogyakarta selenggarakan Padmanaba Sience and Technology Week 2015 (PSTW)

Apa itu PSTW? PSTW adalah singkatan dari Padmanaba Science and Technology Week. Ini adalah salah satu kontribusi siswa-siswi SMAN 3 Yogyakarta dalam memajukan dunia pendidikan khususnya dibidang sains dan teknologi. Terdapat tiga rangkaian acara pada PSTW 2015 yakni Padmanaba Science Competition, Padmanaba Water Rocket Competition serta Faculty Fair.

Padmanaba Science Competition atau yang dapat disebut PSC adalah ajang kompetiti dibidang sains yang pesertanya merupakan siswa-siswi dari pelajar tingkat SMP se-DIY. Penyisihan PSC diadakan di SMAN 3 Yogyakarta pada tanggal 15 November 2015, yang kemudian dari seluruh peserta, diambil tiga terbaik untuk dilombakan pada babak final yang diadakan kemarin Minggu, 22 November 2015 di SMA N 3 Yogyakarta. Juara 1 dari Padmanaba Science Competition adalah siswa siswi dari SMPN 8 Yogyakarta, juara ke-2 berasal dari SMPN 5 Yogyakarta dan SMP Stella Duce 1 Yogyakarta sebagai juara ke-3.

Selain PSC, ada juga PWRC atau Padmanaba Water Rocket Competition. PSTW kali ini mengadakan PWRC untuk pertama kalinya, berbeda dengan tahun-tahun yang lalu yang biasanya mengadakan Padmanaba Robotic Competition. PWRC ini digelar di Lapangan Bola SMAN 3 Yogyakarta yang diikuti oleh 110 tim roket air dari pelajar setingkat SMP se DIY-Jateng. Tim dari SMP Muhammadiyah 9 Yogyakarta berhasil menyabet juara 1, diikuti SMP 1 Pajangan sebagai juara 2 dan juara ke-3 diraih oleh SMP Muhammadiyah 3 Depok.

Dan yang menjadi penutup dari rangkaian acara di Padmanaba Science Week 2015 adalah Faculty Fair. Faculty Fair adalah pameran fakultas dari dalam maupun luar negeri. Ajang ini menjadi jembatan bagi universitas dan siswa siswi SMA yang akan segera menjadi mahasiswa. Faculty Fair diselenggarakan untuk memudahkan para siswa dan khalayak umum dalam mendapatkan informasi serta jaringan mengenai program studi yang akan ditekuninya dalam melanjutkan pendidikannya dimasa mendatang. Juga agar para siswa dapat memilih jurusan sesuai dengan passion yang mereka miliki supaya tidak terjadi kesalahan dalam memilih jurusan. Hanya dengan tiket masuk presale Rp 6.000 dan on the spot Rp 8.000 , pengunjung akan dihadapkan pada 84 stand fakultas dari berbagi daerah baik dalam maupun luar negeri. Acara ini diadakan di LOJI Building(ex-Progo market)  sebelah timur Taman Budaya Yogyakarta.

Pengunjung yang datang ke pameran fakultas ini tidak hanya pelajar dari Provinsi DIY saja, tetapi juga ada banyak pelajar dari provinsi Jawa Tengah. Saya sempat bertemu dengan Sandra Karlina, salah seorang siswi dari SMA PL Van Lith, ia mengaku mengetahui info tentang pameran fakultas ini dari temannya yang adiknya bersekolah di SMAN 3 Yogyakarta, begitu mengetahui event ini berskala besar, ia tertarik untuk mengunjunginya.

”Event ini berguna banget buat para pelajar loh! Biar kedepannya kita lebih terarah dan tidak ‘mblusuk’ nantinya di masa depan”, begitu terang Sandra yang datang bersama dua temannya Gisela dan Dhea. Selain pameran stand dari lebih dari 80 fakultas, Faculty Fair juga menghadirkan Faculty On Stage yakni presentasi serta setiap stand fakultas yang juga dilanjutkan dengan sesi tanya jawab.

Inilah bhakti kami, siswa-siswi SMAN 3 Yogyakarta dibidang pendidikan. Melalui kompetisi sains dan teknologi serta pameran fakultas, diharapkan akan tumbuh semangat berkompetisi secara sehat dan menjangkau informasi dibidang sains dan tekonologi dikalangan pelajar.

Check Also

KPAI Temukan Buku IPS Soal Yerussalem selain Penerbit Yudistira

Edupost.id – Buku IPS yang memuat konten bertuliskan “Ibukota Israel adalah Yerussalem” ternyata tidak hanya …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *