Senin , 29 Mei 2017
Home / Citizen Journalism / Universitas Trilogi, Bangun Kreatifitas dengan Liaison Officer

Universitas Trilogi, Bangun Kreatifitas dengan Liaison Officer

Jakarta – Membangun kreatifitas mahasiswa adalah sebuah tanggung jawab akademik bagi insitutusi pendidikan tinggi. Mengingat, perguruan tinggi bukan hanya tempat transfer landasan teoritis ilmu pengetahuan saja. Sejalan dengan inilah Universitas Trilogi berharap kreatifitas dan pelayan prima harus diberikan sejak dini, bukan hanya kepada mahasiswa tetapi, justru dimulai sejak mereka masih menjadi calon mahasiswa. Salah satu jalan yang dilakukan oleh Universitas Trilogi adalah melalui program pembinaan Liaison Officer Mahasiswa atau yang biasa dikenal Tim L.O Mahasiswa Universitas Trilogi.

“Jadi di Universitas Trilogi layanan prima ini tidak hanya dibangun secara internal saja. Tetapi juga agar bagaimana masyarakat luas dapat merasakan layanan yang terbaik dari civitas akademika Universitas Trilogi,” tutur Dian Ruslan, ST, MM, Kepala Bagian Kerjasama dan Promosi Universitas Trilogi.

Untuk diketahui kehadiran tim L.O yang diinisiasi oleh Bagian Kerjasama dan Promosi Universitas Trilogi merupakan mahasiswa-mahasiswa yang telah melewati proses perekrutan. “Kehadiran tim L.O ini sejalan dengan salah satu agenda  Universitas Trilogi yang ingin memberikan pelayanan prima bagi semua,” sampai Dian Ruslan yang juga dosen di Universitas Trilogi ini.

Sementara itu, Adhitya Prayogo Wicaksono , SE, ketua tim perekrutan dan pembinan L.O Mahasiswa Universitas Trilogi menjelaskan bahwa  Tim L.O ini adalah mahasiswa-mahasiswa pilihan yang telah melewati beberapa tahapan seleksi. Mereka ini kemudian dibina agar mampu memberikan layanan prima, terutama kepada calon mahasiswa baru,  misalnya mengenai informasi program penerimaan mahasiswa baru.

“Oleh karena itu, melalui program pembinaan ini. Tim L.O mahasiswa Universitas Trilogi di bekali dengan beragam program pembinaan. Bagi yang telah lulus seleksi administrasi dan wawancara, mereka berhak mengikuti kelas public speaking, beauty & handsome class, dan team building training yang dilaksanakan oleh tim kerjasama dan promosi Universitas Trilogi sendiri,” jelas mahasiswa pasca sarjana Universitas Trilogi ini.

Melalui program pembinaan yang berkelanjutan ini juga akan menjadi bekal para mahasiswa jika mereka sudah tamat kelak. Dengan sudah terbentuknya mental pelayanan prima pada diri mereka masing-masing, mereka tentu akan mudah dalam bersosialisasi di tempat kerja dan masyarakat nantinya. Oleh karena itu, meskipun bukan sebagai organisasi mahasiswa, tetapi keberadaan L.O Mahasiswa di Universitas Trilogi sangat ditanggapi antusias yang tinggi oleh mahasiswa.

Ini diamini  oleh Yulia Putri, yang telah bergabung dalam Tim L.O mahasiswa Universitas Trilogi pada tahun 2015 lalu. Mahasiswa Akuntasi angkatan 2014 ini mengakui L.O telah membentuk dirinya menjadi mahasiswa yang kreatif, berani tampi lebih percaya diri, dan selalu siap memberikan informasi mengenai Universitas Trilogi kepada masyarakat luar tentang almamaternya.

“L.O pastinya bukan seperti organisasi mahasiswa pada umumnya, tetapi disini ada nilai lebih yang kami dapatkan. Selain kreatif, percaya diri, public speaking yang terus  diaplikasikan, juga mahasiswa yang tergabung dalam tim L.O ini mampu menjadi jembatan informasi antara Universitas Trilogi dengan calon mahasiswa baru,” sampai mahasiswa yang juga aktif di beberapa organisasi kampus  ini.

Check Also

UGM Buka Ajang Bisnis Pemuda ASEAN, AYSPP 2017

UGM Buka AYSPP, Ajang Bisnis Pemuda ASEAN

Edupost.id – Kompetisi bertaraf internasional, ASEAN Youth Socialprenuership Program (AYSPP) yang digelar Universitas Gadjah Mada (UGM) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *