Rabu , 18 Januari 2017
Home / Internasional / Disengat Lebah 200 Kali, Mahasiswa Ini Dianugerahi Nobel

Disengat Lebah 200 Kali, Mahasiswa Ini Dianugerahi Nobel

BOSTON – Seorang mahasiswa pascasarjana dari Cornell University AS, Michael Smith membiarkan lebah menyengat dirinya di 25 tempat. Berkat pengorbanannya itu, ia dianugerahi nobel atas penelitian yang dilakukannya itu. Ia memperkirakan, telah tersengat lebah sebanyak 200 kali selama penelitiannya sejak 2012.

Ia diberi penghormatan pada upacara Ig Nobel di Harvard University, Cambridge, Mass pada Kamis 17 September lalu. Ig Nobel adalah penghargaan yang diberikan Annals of Improbable, sebuah majalah penelitian di Harvard University untuk penelitian ilmiah yang memiliki aplikasi unik. Penganugrahan Ig Nobel ini menyingkap sisi jenaka sains. Para pemenangnya dinilai sebagai peneliti yang `membuat orang tertawa, baru berpikir’.

Michael Smith memenangkan nobel untuk bidang fisiologi dan entomologi. Selain dirinya, Schmidt Sting Pain juga meneliti ukuran rasa sakit yang dirasakan orang saat disengat berbagai macam serangga. Penelitiannya menyimpulkan bahwa lubang hidung, bibir atas dan organ seks pria merasakan sakit yang paling sakit bila tersengat lebah.

“Sebuah sengatan ke lubang hidung begitu menyakitkan itu seperti tersengat di seluruh tubuh,” katanya, seperti dilansir syracuse.

Pemenang lainnya yaitu Mark Dingemanse dan dua rekannya di Institut Max Planck untuk Psikolinguistik di Nijmegen, Belanda. Mereka memenangkan Ig Nobel bidang sastra. Penelitian mereka membuktikan hampir setiap bahasa di dunia menggunakan kata “ya” untuk klarifikasi dalam percakapan.

Kemudian, di bidang kimia, tim riset Australia memenangkan Ig Nobel 2015 karena telah menyingkap resep kimiawi untuk membuat telur yang sudah direbus matang jadi telur yang setengah matang.

Pemenang Ig Nobel untuk kategori fisika ialah tim Institut Teknologi Georgia, AS, yang meneliti durasi buang air kecil pada mamalia dengan subjek tikus, kambing, sapi, dan gajah. Kesimpulannya, semua mamalia berbobot lebih dari 3 kg buang air kecil selama rata-rata 21 detik. Namun, hewan-hewan yang lebih kecil buang air kecil dengan cara berbeda. Tikus, misalnya, bisa buang air kecil setiap detik.

Peraih Nobel untuk masing-masing bidang menerima penghargaan berupa uang tunai senilai 10 triliun dolar Zimbabwe, setara dengan beberapa dolar AS.  (Iyes)

Check Also

sman-1-yogyakarta-unbk

UNBK 2017, Hanya Ada Soal Wajib dan Soal Pilihan

Edupost.id – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengatakan, saat Ujian …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *