Rabu , 18 Oktober 2017
Home / Internasional / Gempa Nepal, Hampir Sejuta Anak Terancam Putus Sekolah

Gempa Nepal, Hampir Sejuta Anak Terancam Putus Sekolah

NEPAL – Gempa dasyat yang menimpa Nepal, membuat banyak bangunan dan fasilitas umum yang hancur termasuk sekolah. Akibatnya hampir satu juta anak-anak di Nepal tidak bisa kembali ke sekolah. Hal ini disampaikan oleh Unicef, lembaga PBB yang mengurusi masalah anak-anak.

Unicef menyebutkan, sembilan dari 10 sekolah telah hancur di daerah-daerah yang terkena dampak gempa.

Menurut data yang ada, hampir 24.000 ruang kelas rusak atau hancur akibat bencana gempa yang menghantam negara tersebut.

Kini Unicef tengah berupaya mendirikan ruang-ruang belajar sementara bagi pengungsi anak-anak.
Saat ini sekolah di Nepal tutup, meskipun masih banyak bangunan yang utuh namun telah berubah fungsi menjadi tempat pengungsian.

Sekolah-sekolah yang masih utuh bangunannya, akan dijadwalkan dipakai untuk belajar kembali pada 15 Mei mendatang.

Unicef menyampaikan, pendirian ruang belajar alternatif bagi anak-anak sangat mendesak, bukan hanya untuk keperluan belajar tetapi juga keselamatan mereka.

Juru bicara Unicef di Kathmandu Kent Page mengungkapkan, “Kita tahu bahwa anak-anak memerlukan sekolah bukan hanya untuk belajar, namun juga sebagai tempat aman bagi anak-anak yang mengalami trauma gempa bumi”.

Unicef telah mendirikan 30 tempat ramah anak di tenda-tenda dan permukiman darurat di Kathmandu. “Di sini anak-anak dapat belajar dan bermain dan menyanyi serta menari di sebuah lingkungan yang aman,” terangnya.

Kent menuturkan, dirinya sudah mengunjungi anak-anak di tenda pengungsian selama beberapa hari, dan mereka semua mengatakan ingin kembali ke sekolah.

“Mereka mau kembali ke sekolah, mereka ingin belajar, mereka ingin kembali ke kehidupan normal seperti orangtua mereka juga,” ujarnya.

Perwakilan Unicef di Nepal, Tomoo Hozumi, menyampaikan bahwa ruang belajar darurat ini perlu disediakan secepatnya untuk menghindari peningkatan jumlah anak-anak putus sekolah.

“Hampir satu juta anak-anak yang sebelum gempa bisa bersekolah, namun sekarang sudah tidak memiliki gedung sekolah,” ucapnya. (bbc/IL-SS)

Check Also

Cara Mengajarkan Anak Membaca Jam

Cara Mengajarkan Anak Membaca Jam

Edupost.id – Kemampuan membaca jam atau mengerti tentang konsep waktu merupakan salah satu hal penting …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *