Sabtu , 21 Oktober 2017
Home / Internasional / Göbekli Tepe, Candi Tertua di Turki

Göbekli Tepe, Candi Tertua di Turki

Edupost.ID – Göbekli Tepe (dibaca Guh-behk-LEE TEH-peh) diklaim sebagai candi tertua di Turki Tenggara seperti yang dilansir dari National geographic. Situs candi tertua ini terdiri dari puluhan pilar di atas bukit yang membentuk sebuah cincin. Klaus Schmidt, seorang peneliti asal Jerman Arkeologi Institute (DAI), telah menghabiskan musim gugurnya sejak tahun 1994 untuk meneliti situs candi ini.

Situs ini sekilas mirip dengan Stonehenge, namun bedanya Göbekli Tepe dibangun lebih awal pada 11.600 tahun yang lalu, tepatnya 7.000 tahun sebelum piramida Agung Giza dibangun. Tedapat relief binatang yang menghiasai situs ini seperti rusa, ular, rubah, kalajengking dan babi hutan. Situs candi ini adalah contoh tertua dari arsitektur monumental pertama yang dibuat manusia.

Pilar terbesar yang dimiliki  Göbekli Tepe tingginya 18 kaki tinggi dengan berat 16 ton. Semua pilar menyatu dan berkerumun, sementara dindingnya dihiasi oleh relief-rlief hewan yang memiliki gaya tersendiri. Area lain dari situ ini ditemukan banyak artefak bersejarah seperti alat-alat batu kuno, pisau pada zaman Neolitikum dan lain-lain.

Pada saat kontruksi Göbekli Tepe ini dibangun, para pekerja  banyak yang hidup nomaden atau berpindah-pindah. Kehebatan mereka pada saat itu yaitu mereka mampu memotong dan mengangkut beban batu seberat 16 ton tanpa bantuan roda atau binatang. Mera mampu mencari makan dengan mencari tanman liar dan berburu binatang liar.

Schmidt menjelaskan bahwa ada sebuah pilar berbentuh huruf T, pilar ini diyakini hasil dari ide manusia pada zaman itu. Beberapa batu berpusat di satu tempat seakan sedang melakukan pertemuan atau sedang menari. Bentuk-bentuk ini mungkin dibuat untuk ritual keagamaan. Relief yang terdapat di dinding didominasi oleh hewan-hewan buas seperti kalajengking, singa dan babi hutan.

Sampai saat ini para arkeolog masih terus meneliti kontruksi dari Göbekli Tepe ini. Banyak misteri yang masih tersimpan di situs candi tertua ini. Pada tahun 1960, arkeolog dari University of Chicago melakukan penelitian dan menyimpulkan bahwa Göbekli Tepe seperti sebuah bunga yang kecil. Potongan dinding yang rusak dari batu kapur, bangunan di puncak bukit yang dikaitkan dengan pos militer era-Bizantium merupakan tugas untuk para peneliti untuk mengetahui jawabannya.  (Nisa)

Check Also

Pelajar Indonesia Raih Emas di Kejuaraan Karate Internasional

Pelajar Indonesia Raih Emas di Kejuaraan Karate Internasional

Edupost.id – Enam pelajar Indonesia berhasil meraih empat medali emas dalam Kejuaran Karate The 31st Coupe …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *