Selasa , 25 April 2017
Home / Internasional / Hari Pertama Sekolah, Ini Tradisi di Berbagai Negara
Hari-Pertama-Sekolah-Ini-Tradisi-Diberbagai-Negara
Salah Satu Tradisi Hari Pertama Sekolah di Jepang. (Foto: blogspot)

Hari Pertama Sekolah, Ini Tradisi di Berbagai Negara

Edupost.id – Momen menyambut hari pertama sekolah, khususnya di jenjang taman kanak-kanak dan sekolah dasar, tidak hanya meriah di Indonesia, melainkan juga di negara lain. Seperti halnya di Jepang, Rusia, Selandia Baru, Jerman, dan India. Berikut tradisi hari pertama sekolah di berbagai negara.

1. Jepang

Sekolah di Jepang memulai hari pertamanya di pada 1 April.  Tanggal ini ditetapkan karena simbol dari mekarnya bunga sakura. Saat musim semi dimulai, murid baru itu bagaikan bunga sakura, harapan bangsa. Hari pertama sekolah menjadi sebuah perayaan di Jepang. Para kerabat memberi hadiah pada anak yang jadi siswa baru.

Hadiah utama yaitu tas kotak dan keras yang disebut randoseru. Hadiah lainnya yaitu meja belajar baru di dalam rumah. Kemudian sekolah di Jepang, siswa baru dan para orangtua disambut nyugakushiki,  yaitu seremoni pintu masuk yang ditandai dengan potong pita. Kemudian para siswa dan orangtua dipandu berkeliling sekolah diiringi nyanyian selamat datang dari kakak kelas yang berbaris layaknya pagar ayu/pagar bagus dalam pernikahan Jawa.

2. Rusia

Sekolah dimulai pada 1 September. Hari pertama sekolah disebut sebagai Hari Pengetahuan. Merupakan hari yang sangat penting bagi anak yang kali pertama masuk ke sekolah. Sekolah mengadakan upacara penyambutan khusus untuk para murid baru beserta keluarganya.

Anak akan memakai baju terbagus miliknya dan membawa bunga untuk guru mereka. Di hari pertama ini, anak mengikuti tradisi lonceng pertama. Salah satu anak di kelas satu SD akan naik di pundak kakak kelasnya. Kemudian mereka akan memutari halaman sekolah sambil membunyikan lonceng sekolah. Semua orangtua yang datang akan bertepuk tangan memberikan semangat.

3. Selandia Baru

Hari pertama sekolah di Selandia Baru dimulai pada bulan Februari. Di Selandia baru ada suku asli yang bernama Maori, oleh karena itu upacara penyambutan anak sekolah menggunakan adat suku Maori, yang disebut dengan Powhiri.

Pada acara ini ada guru yang meneriakkan panggilan semangat selamat datang. Setelah itu sekelompok kakak kelas akan menarikan tarian selamat datang dengan penuh semangat. Tarian ini diikuti dengan hentakan kaki, tepuk tangan, dan teriakan penuh semangat. Semua yang menyaksikan menjadi terbawa semangat baru pada tahun ajaran baru.

4. Jerman

Hari pertama sekolah di Jerman bernama Einschulung. Tradisi ini hanya dilaksanakan oleh anak kelas satu SD. Ketika hari pertama datang ke sekolah, mereka akan menerima tas yang berbentuk kerucut. Tas ini namanya schultute, yang berarti tas sekolah. Di dalamnya terdapat permen, hadiah, dan perlengkapan sekolah. Setelah isi di dalam tas kerucut itu diambil anak, kemudian tas yang sudah kosong tersebut dikumpulkan kembali ke sekolah. Tujuannya untuk digantung di langit kelas sehingga mengingatkan murid bahwa sekolah itu menyenangkan.

5. India

Upacara penyambutan anak baru di India disebut dengan praveshanolsavam. Berbagai cara yang dilakukan sekolah dalam menyambut murid barunya. Ada yang menyelenggarakan pawai sekolah, semua anak baru akan berkeliling lingkungan sekolah dengan iringan arakan musik dan balon.

Ada juga yang menyelenggarakan chendamelan, yaitu pertunjukan musik drum yang dilakukan sekelompak kakak kelas laki-laki untuk menyambut adik kelas mereka. Semua area sekolah dihias dengan indah dan murid baru akan mendapatkan hadiah permen. (Kemdikbud/Nisa)

 

 

Check Also

hari-pertama-sekolah

Hari Pertama Sekolah, PNS Boleh Telat tapi Bukan Bolos

Edupost.id – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Yuddy Chrisnandi mendukung himbauan Kementerian Pendidikan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *